Kawal Pilkada, Bawaslu Gandeng Kaum Sarungan

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Kelompok muda kaum sarungan yang berasal dari berbagai pondok pesantren (PP) di Kabupaten Purworejo diajak turut serta dalam pengawasan Pemilu, dalam hal ini pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020. Mereka dirangkul Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) untuk turut serda dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

“Santri harus turut berperan aktif mensukseskan Pemilu (Pilkada), sekaligus mengawal hasil Pemilu agar tidak terjadi kecurangan. Peran aktif ini tentu sesuai kemampuan dan porsi kita masing-masing,” kata Presiden Balqis (kelompok para putra kiai) Kabupaten Purworejo Habib Muhammad Faqih Al-Ba’bud, Jumat (15/11/2019).

Dalam sosialisasi pengawasan Bawaslu yang bertajuk Jelajah Alam Santri Mengawasi yang berlangsung di Objek Wisata (Obwis) Si Kepel, Desa Jati Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo, Habib Muhammad Faqih Al-Ba’bud, putra dari PP Al-Iman Bulus Gebang Purworejo ini menandaskan, bahwa santri wajib mengamankan/mengawal setiap perhelatan Pemilu, agar Pemilu dapat berjalan sesuai aturan, jujur dan adil tanpa adanya berbagai kecurangan.

Dijelaskan pula, bahwa dalam setiap perhelatan Pemilu sering terdengar bahkan marak terjadi politik uang untuk mempengaruhi masyarakat dalam menentukan pilihannya. “Itu haram, bahkan para ulama NU secara tegas menyatakan bahwa politik uang itu haram,” tandasnya.

Pada kesempatan itu Ketua Bawaslu Purworejo Nur Kholiq SH SThI MKn mengatakan bahwa Bawaslu sengaja menggandeng kaum sarangan, karena sikap kemandiriannya.  “Maka kami sengaja menggandeng kaum sarungan  untuk bersama-sama melakukan pengawasan,” jelasnya seraya menambahkan, kegiatan sosialisasi ini dirangkai dengan kegiatan out bond bersama di lokasi hutan pinus. (Nar)

BERITA REKOMENDASI