KBM Tatap Muka Kembali Ditunda, Sekolah Bagikan Pulsa

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Rencana kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran baru 2020/2021 dengan tatap muka kembali ditunda. Menyusul belum meredanya wabah virus corona (covid-19). Termasuk masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) bagi siswa baru, terpaksa dilakukan secara daring.

“Sedianya di tahun ajaran baru ini kita akan mulai KBM dengan tatap muka, meskipun tetap mematuhi protokol covid-19, namun saat hari pertama masuk sekolah ada surat edaran (SE) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang melarang kegiatan MPLS atau masa orientai secara langsung di sekolah,” kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Purworejo Ki Gandung Ngadina SPd MPd, Selasa (28/07/2020).

Dengan adanya SE itu otomatis semua siswa belum diperbolehkan masuk sekolah, dan melakukan KBM dengan sistem daring. “Kita tidak berani melanggar aturan itu karena memang kondisi yang belum memungkinkan,” kata Ki Gandung Ngadina yang juga Kepala SMK Taman Karya Madya (TKM) Teknik Tamansiswa Purworejo ini.

KBM dengan sistem daring ini lanjut Ki Gandung Ngadina, ada konsekwensi sendiri bagi sekolah. Termasuk SMK yang diampunya. “Semua siswa kita bagikan pulsa gratis sebesar Rp 50.000 per siswa,” katanya seraya mengaku, untuk kelas XI dan XII sudah dibagikan sebanyak tiga kali, dan untuk kelas X baru sekali.

Biaya pulsa ini tambah Ki Gandung Ngadina, diambilkan dari dana bantuan operasional sekolah (BOS), meskipun jumlahnya belum mencukupi untuk kebutuhan secara keseluruhan. “Biaya ini juga kami sosialisasikan kepada para wali siswa, sehingga kekurangan biaya untuk KBM juga dibebankan kepada wali siswa,” katanya di sela-sela sosialisasi biaya berguru di SMK setempat. (Nar)

BERITA REKOMENDASI