Kebakaran Pasar Wage Akibat Korsleting Kistrik

Editor: Ivan Aditya

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan oleh Satuan Reserse kriminal Polresta Banyumas bersama tim Labfor Polda Jawa Tengah (Jateng), Selasa (22/09/2020) kebakaran Pasar Wage Purwokerto pada Senin (21/9/22), di Blok B disimpulkan akibat konsleting listrik.

“Penyebab utama terjadinya kebakaran di Pasar Wage adalah terjadinya konsleting listrik tepatnya di jalur Blok B -02,” kata Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Berry.

Menurutnya kesimpulan hasil oleh tempat kejadian perkara oleh tim gabungan Labfor Polda Jateng laporanya baru secara lesan, sedang hasil tertulis akan dikirimkan kemudian. Sebelumnya Tim Labfor Polda Jateng, dan Satreskrim Polresta Banyumas, Selasa (22/9/2020) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran di Blok B Pasar Wage, Purwokerto, Kabupaten Banyumas.

Anggota Satreskrim Polresta Banyumas juga sudah memintai keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui persis awal mula terjadinya kebakaran termasuk keterangan dari pihak PLN, pemadam kebakaran, pedagang, dan penjaga keamanan. Saksi yang diperiksa hingga saat ini ada sekitar 10 orang.

Seperti diketahui berdasarkan keterangan dari saksi, kebakaran Blok B Pasar Wage itu diketahui sudah membesar dan sumber api berasal dari lantai bawah. Sedang dari hasil pendataan, jumlah pedagang yang menderita kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai 110 orang yang berasal di lantai bawah ada sebanyak 27 kios yang terbakar, sedangkan di lantai atas terdapat 19 kios.

Kemudian sembilan los  atau 108 petak, di lantai bawah  terdapat 34 pedagang aktif, sedangkan di lantai atas dari 16 los yang terbakar hanya ada 65 pedagang aktif. (Dri)

BERITA REKOMENDASI