Kebanjiran, Murid SMPN 6 Solo Diliburkan

SOLO (KRjogja.com) – Tergenang banjir sebagian murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 6 Solo, Selasa (29/11/2016) diliburkan. Ketika tiba di sekolah para siswa tidak bisa masuk ruang kelas karena halaman dipenuhi air banjir. Untuk kelas 7 dan 8 Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) terpaksa ditiadakan.

Kepala SMP 6 Poenomo mengatakan tidak ada ruang kelas yang terkena banjir. Meski demikian ia harus meliburkan kelas 7 dan 8 karena akses menuju kelas terputus banjir. Kalau dipaksa masuk murid-mutid  harus menyeberang. Jadi sepatu mereka akan basah. Melihat situasi seperti itu diputuskan diliburkan.

Sekolah lain yang kebanjiran adalah SD Muhammadiyah18 dan SD Sawahan Sangkrah serta SD Wonosaren jalan Ir Juanda. Namun genangan air banjir tersebut tidak mengganggu kegiatan Ujian Akhir Semester (UAS) yang berlangsung di Sekolah Dasar (SD). "UAS tetap berjalan lancar," jelas Etty Retnowati, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Solo ketika meninjau SD Wonosaren.

Sementara di SD Wonosaren banjir menggenangi ruang perpustakaan, mushola dan gudang penyimpan alat-alat peraga. Kepala SDN Wonosaren, Purwoko Handoyo mengatakan tidak ada buku yang kebanjiran. "Karena air naik secara perlahan jadi kami bisa menyelamatkan barang-barang," jelasnya ketika mendampingi Etty. (Qom)

BERITA REKOMENDASI