Kebumen Gelar Kontes dan Lomba Sapi PO

Editor: Ivan Aditya

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Berdasarkan penelitian dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah, beberapa tahun lalu, sapi PO (Peranakan Ongole) Kebumen memiliki sejumlah keunggulan fisik dibandingkan sapi PO daerah lain di tanah air.

"Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen memiliki tanggung jawab yang besar untuk pelestarian dan pengembangannya. Diantaranya, dengan menggelar Kontes dan Lomba Sapi PO Kebumen Tingkat Kabupaten Kebumen di tahun 2019 ini," ujar Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen, Ir Ika Rahmawati di ruang kerjanya, Kamis (22/08/2019).

Adapun kategori peserta kontes dan lomba sapi PO Kebumen ini terdiri dari 7 golongan, yaitu induk sapi berumur 24 sampai 48 bulan. Juga, pejantan sapi berumur 30 sampai 60 bulan, calon induk berumur 15 sampai 24 bulan, calon penjantan berumur 18 sampai 30 bulan.

Selain itu, pedet jantan berumur 5 sampai 7 bulan, pedet betina berumur 5 sampai 7 bulan dan penggemukan yaitu pejantan berumur minimal 2 tahun atau gigi poel sepasang. Berbagai tahapan lomba sejak pendaftaran hingga final dilakukan sejak 1 Juli 2019 sampai 29 Agustus 2019 mendatang.

"Penilaian terhadap peserta yang masuk nominasi akan dilakukan 29 Agustus 2019 mendatang di Eduwisata Peternakan Terintegrasi Kampung Sapi PO Kebumen di Desa Sitiadi Kecamatan Puring Kebumen. Dewan juri dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah, BPTP Jawa Tengah, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan Distapang Kebumen," ujar Ika.

Menurut Ika, peternak sapi di Kebumen diharapkan bangga dan memiliki motivasi tinggi untuk memelihara sapi PO Kebumen. Itulah salah satu tujuan lomba ini. " Peternak juga harus bisa memilih bibit sapi PO Kebumen yang unggul dan berkualitas. Kami ingin Kebumen bisa menjadi penghasil bibit sapi PO di tingkat nasional dan harga jual sapi PO Kebumen yang bersertifikat bisa meningkat guna peningkatan pendapatan peternak," ujar Ika. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI