Kecewa Pelayanan, Anggota Polri Gugat Rumah Sakit

Editor: Ivan Aditya

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Merasa kecewa dengan pelayanan rumah sakit, Seno Wahyu Taruna anggota kepolisian Polresta Banyumas melalui kuasa hukumnya Slamet Riyadi SH, Alex Irawan Supriyatmoko SH dan Dewi Wijayanti SH dari Kantor Hukum Garda Manunggal mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap Direktur dan pemilik Rumah Sakit Ananda Purwokerto serta Bupati Banyumas di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto.

“Gugatan perbuatan melawan hukum sudah didaftarkan dengan nomor 14/Pdt/6/21/PN.Pwt pada tanggal 10 Februari 2021,” kata Alex Irawan Supriyatmoko, Senin (15/02/2021).

Menurutnya sidang gugatan itu akan digelar pada Kamis (18/02/2021) mendatang. Sedang alasan mengajukan gugatan perdata perbuatan melawan hukum, berawal penggugat yang memilik istri bernama Rini Yuwanti ditemani penggugat bersama anaknya mendatangi RS Ananda untuk mendapat pertolongan pertama dan perawatan.

Namun menurutnya malah mendapatkan pelayanan yang kurang baik. Istri penggugat dibiarkan saja hingga 30 menit tanpa adanya respon cepat dari dokter maupun perawat jaga pada Rabu 30 Desember 2020 sekitar pukul 02.30 WIB.

Kamis 31 Desember 2020, istri penggugat meninggal dunia sekitar pukul 06.30 WIB. Meninggalnya istri penggugat dalam perawatan tidak diberitahukan oleh pihak rumah sakit kepada penggugat maupun anaknya.

Seno baru tahu istrinya meninggal setelah ia menelepon rumah sakit untuk menanyakan kondisinya dan tindak lanjut. Namun informasi yang didapat bahwa istrinya telah meninggal.

Dihubungi terpisah kuasa hukum RS Ananda Purwokerto, Sugeng Riyadi SH mengatakan siap menghadapi gugatan tersebut. “Kami siap menghadapi gugatan tersebut karena sudah sesuai SOP,” kata Sugeng. (Dri)

BERITA REKOMENDASI