Kedepankan Pelayanan, BUMD Harus Tetep Untung

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com- Kendatipun harus mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Namun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus tetap berupaya meraih keuntungan dalam setiap usahanya, dan tidak boleh merugi.

“Ini berbeda dengan perusahaan pada umumnya, BUMD memang mengemban misi sosial, sehingga harus mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Tapi sebagai badan usaha harus tetap berupaya mencari keuntungan,” kata Kasubbid BUMD Bidang Air Minum Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Riris Prasetyo ST MKom, Senin (23/11/2020).

Di hadapan para pimpinan BUMD, di Ruang Bagelen Setda Purworejo, Riris Prasetyo menjelaskan teknis regulasi BUMD.

Ditekankan pula agar BUMD merubah mindset, dengan tidak bergantung pada bantuan atau hibah. “Tingkatkan terus kinerja perusahaan, sehingga tidak perlu bergantung pada bantuan,” katanya berharap.

Disisi lain Riris Prasetyo juga menekankan agar penyusunan Rencana Bisnis atau Rencana Strategis (peraturan OJK di perbankan) dilakukan setiap lima tahun sekali. “Penyusunan dilakukan menyesuaikan pada kepentingan Pemerintah Daerah yang tertuang dalam RPJMD, bukan menyesuaikan pada masa jabatan Direksi,” tandasnya.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Purworejo Drs Boedi Hardjono menginformasikan bahwa Pemkab Purworejo mempunyai 4 BUMD yang sahamnya 100 persen dimiliki Pemkab Purworejo dan Badan Hukum sudah disesuaikan dengan PP 54 tahun 2017 tentang BUMD. Keempat BUMD itu adalah Perumda BPR Bank Purworejo, Perumda Air Minum Tirta Perwitasari, Perumda Aneka Usaha dan Perumda Graha Husada Medika.

“Keempat BUMD ini dan juga BUMD yang sharing saham dengan propinsi, sesuai penilaian KAP dalam Laporan Keuangan tahun 2019 memperoleh predikat sehat,” katanya. (Nar)

BERITA REKOMENDASI