Kehadiran Keraton Agung Sejagat Meresahkan

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Kehadairan ‘Kraton Agung Sejagat’ (KAS) di Desa Pogung Jurutengah Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo dinilai telah meresahkan. Bahkan warga masyarakat sekitar berharap agar keberadaan kerajaan itu dipindahkan. Masyarakat juga merasa tidak nyaman dengan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh kelompok itu.

“Keberadaan dan kegiatan kelompok ini dilakukan tanpa izin. Baik izin mendirikan bangunan maupun aktifitasnya keramaian,”  kata Asissisten bidang Kesra Sekda Purworejo Drs H Pram Prasetyo Achmad MM usai rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) di kantor bupati setempat, Rabu (15/01/2020).

Baca juga :

Pemkab Purworejo Minta Aktivitas Kraton Agung Sejagat Dihentikan
Raja Kraton Agung Sejagat Ditangkap!

Rapat koordinasi (Rakor) dihadiri Ketua DPRD Purworejo Dion Agasi Setiyabudi SKom, Dandim 0708 Purworejo Lekol Inf Muchis Gasim SH MSi, Wakapolres Kompol Andis Arfan Tofani dan pimpinan SKPD terkait lainnya. Sementara itu pimpinan kelompok yang menyebutnya sebagai Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat dan istrinya Dyah Gitarja akhirnya ditangkap dan diamankan polisi. “Keberadaan mereka ini sudah meresahkan warga. Sehingga warga melaporkan kepada aparat,” kata Andis Arfan Tofani.

Dalam kondisi seperti ini lanjut Andis Arfan Tofani, negara akan hadir untuk memberikan perlindungan sehingga masyarakat tetap tenang. Keberadaan kerajaan baru di Purworejo ini menurut Muchlis Gasim langsung ditindaklanjuti, berdasar laporan dari aparat desa dan kecamatan. “Unsur organisasi kelompok ini belum terpenuhi sehingga harus ditangan, kegiatan dihentikan,” jelasnya. (Nar)

BERITA REKOMENDASI