Kejari Purworejo Selidiki Dugaan Penyimpangan Dana Propendakin

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Purworejo menyelidiki dugaan penyimpangan dana Propendakin yang diduga terjadi pada tahun anggaran 2018. Sejumlah nama diundang kejaksaan untuk dimintai keterangannya tentang persoalan tersebut.

“Ya masih dalam penanganan kami,” kata Kasi Intelijen Kejari Purworejo Zaenal Arifin, saat menemui sejumlah awak media, Senin (10/8). Namun Zainal belum bersedia menjelaskan detail proses penyelidikan yang berlangsung itu. Sejumlah awak media pun berusaha mengkonfirmasi hal tersebut kepada Kajari Purworejo DB Susanto SH MH.

Termasuk menanyakan nama-nama baru yang diundang guna dimintai keterangannya. Namun, awak media tetap belum berhasil menemui kendati telah ditunggu hampir empat jam.

Kabar dugaan penyimpangan itu bermula ketika beredarnya surat panggilan Kejaksaan Negeri Purworejo tentang permintaan keterangan terhadap empat pejabat di lingkungan Pemkab Purworejo tertanggal 17 Juni 2020. Empat orang itu terdiri atas inspektur pembantu di Inspektorat Purworejo, Kepala Dinpermades Purworejo, Kasi Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat dan Perdesaan Dinpermades, dan Kabag Hukum Setda Purworejo.

Mereka menjalani pemeriksaan sebagai saksi antara 23 – 24 Juni 2020. Saat dikonformasi awal Juli 2020, Kasi Intelijen membenarkan adanya surat tersebut. “Surat itu benar adanya, dugaan penyimpangan dana Propendakin 2018 masih dalam penyelidikan,” ucapnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI