Kelompok Mersika Dapat Bantuan IDEA

MAGELANG, KRJOGJA.com – Kelompok Tani Ternak Mersika, Dusun Merapisari, Desa/Kecamatan Ngablak, juara umum lomba ternak dan kelompok tani ternak sapi perah tingkat Kabupaten Magelang 2017. Atas keberhasilan itu, mereka mendapat bantuan dari Diary Excellent Activity (IDEA), berupa bibit hijauan makanan ternak, alat celup puting dan antibiotik kering kandang serta pendampingan.

"Lomba ini baru kami laksanakan tahun ini. Salah satu tujuannya untuk memotivasi para petani, peternak dan kelompok tani agar terus mengembangkan dan meningkatkan usahanya dibidang sapi perah. Apalagi, prospek kedepan sangat baik karena kebutuhan masyarakat akan susu sapi masih sangat tinggi. Sementara produksi dan populasi sapi perah khususnya di kabupaten magelang masih sangat sedikit," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Peterikan), Ir Sri Hartini, Jumat (01/09/2017).

Sementara Bupati Magelang, Zaenal Arifin SIP dalam sambutan yang dibacakan Sri Hartini saat penyerahan hadiah lomba di Halaman Balai Desa Pandean, Ngablak, Kamis (31/08/2017) mengapresiasi kegiatan lomba yang digelar Dinas Peterikan bekerjasama dengan IDEA dan Bank Dunia tersebut. Disampaikan jika susu adalah salah satu produk utama dari sapi perah yang merupakan sumber protein hewani yang dibutuhkan untuk pemenuhan gizi masyarakat.

"Kami menyambut baik perkembangan populasi sapi perah di kabupaten magelang, khususnya di kecamatan ngablak ini. Karena meski baru dimulai 2011 lalu, namun perkembangan saat ini sangat pesat. Tercacat kini ada sekitar 500 ekor," katanya.

Sedang lomba yang diadakan kemarin, terdiri dari 6 kategori. Meliputi kategori induk sapi perah, sapi perah dara, pedhet jantan hasil IB, pedhet betina hasil IB, populasi sapi perah betina, sanitasi kandang dan ketegori kelembagaan kelompok. Sebagai juara umum diraih, Kelompok Tani Ternak Mersika yang menjadi juara di beberapa kategori lomba tersebut.

Sementara drh Pamusureng, Deputy CTA IDEA mengaku bangga sekaligus senang dengan perkembangan peternakan sapi perah diwilayah ini. Karena itu, pihaknya akan melakukan pendampingan dan pelatihan untuk beberapa kelompok tani ternak diwilayah ini bersama dengan 100 kelompok tani ternak lain di 8 kabupaten di Jawa Tengah. Meliputi Kabupaten Salatiga, Boyolali, Klaten, Wonosobo, Banyumas dan Kabupaten Semarang. "Pendampingan ini, sebenarnya sudah kami mulai 2016 kemarin dan akan berakhir tahun 2022 bersama dengan 100 kelompok tani ternak. Ada tiga macam pendampingan yang kami lakukan, yakni beberapa pelatihan, pembuatan hijauan makanan ternak yang berkualitas dan perbaikan kandang agar sapi nyaman," imbuhnya. (Bag)

 

BERITA REKOMENDASI