Kemarau Basah Rusak 50 Persen Tembakau Temanggung

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Kerugian di depan mata. Hujan yang terus mengguyur di musim kemarau menyebabkan kerusakan tanaman tembakau di lahan mencapai 30 hingga 50 persen. Kerusakkan dimungkinkan terus meluas mengingat hujan diperkirakan masih akan terjadi.

 

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Temanggung Ahmad Fuad Rabu (24/8) mengatakan kerusakan tanaman tembakau terparah berada di Temanggung bagian utara, yakni yang berada di lereng gunung Prau. Saat ini kerusakkan tanaman tembakau di lahan mencapai kisaran 50 persen. Itu pun bila hujan masih akan mengguyur kemungkinan tanaman yang rusak akan bertambah.

" Kemungkinan tinggal 30 persen saja tanaman yang baik. Petani terancam merugi," katanya.

Dikatakan, petani mulai memanen tembakau untuk diproses menjadi tembakau rajangan. Tetapi ada pula yang masih mempertahankan di lahan, dengan harapan beberapa hari kedepan matahari bersinar terik dan tidak ada hujan. Dengan begitu kadar air di daun tembakau berkurang, sehingga tidak rusak saat diproses menjadi tembakau rajangan.

Belum dimulainya pembelian oleh pabrik rokok menjadi pertimbangan lain belum dipetiknya tembakau dan diproses menjadi tembakau rajangan. Petani khawatir menyimpan terlalu lama tembakau rajangan akan berdampak turunnya kualitas yang diharapkan pabrik. " Kami harap pabrik rokok segera mulai membeli tembakau rajangan," katanya. (Osy)

 

BERITA REKOMENDASI