Kembangkan Desa Wisata Purworejo, PKK Dituntut Inovasi

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Perempuan kader PKK Kabupaten Purworejo dituntut untuk terus berimovasi dalam mendukung program desa wisata di Purworejo. Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Purworejo meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kader dengan mengadakan studi banding ke sejumlah desa wisata di Yogyakarta. 

Ketua TP PKK Purworejo Fatimah Verena Prihastyari mengemukakan, pengembangan desa wisata merupakan salah satu program kabupaten. "Salah satu cara menangkap peluang pembangunan seperti Bandara NYIA dan Borobudur, adalah mengembangkan potensi wisata di desa," ungkapnya menjawab pertanyaan KRJOGJA.com, Rabu (5/12/2018). 

Pengurus dan kader TP PKK Purworejo diajak mengunjungi Tebing Breksi Bantul dan Wisata Kuliner Kandang Sapine Mbah Gito di Rejowinangun. Mereka berdiskusi dengan pengelola wisata setempat.   
Menurutnya, PKK memiliki peran penting karena mereka memiliki jaringan hingga tingkat paling bawah. PKK memiliki kelompok dasawisma dengan anggota 10 – 15 kepala keluaga. 

PKK, lanjutnya, dapat merumuskan berbagai program yang langsung menyentuh masyarakat. "Apabila SDM PKK mumpuni, misalnya kami ajak ke desa wisata, mereka akan dapat referensi untuk bisa dikembangkan di wilayahnya," tuturnya. 

Selain bersama membuat konsep wisata, peran PKK dalam mendukung pariwisata juga dengan membuat kerajinan dan kuliner lokal. "Wisata mampu mengangkat kesejahteraan ekonomi masyarakat, seperti yang sudah terbukti di daerah-daerah wisata di Yogyakarta," tegasnya. 

Wakil Ketua TP PKK Erna Said Romadhon menambahkan, kegiatan peningkatan SDM diikuti 60 pengurus TP PKK kabupaten dan 16 Ketua TP PKK kecamatan. "Selain 'ngangsu' ilmu, juga sarana kami menjalin kebersamaan demi lancarnya sepuluh program pokok PKK," tandasnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI