Kemenkop dan UKM Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Editor: Ivan Aditya

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah di masa pandemi Covid-19. Langkah yang dilakukan Kementerian Koperasi dan UKM untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dengan mengadakan pelatihan perkoperasian dan kewirasusahan bagi pelaku UMKM.

“Tujuan pelatihan ini untuk memacu percepatan perekonomian di daerah khususnya di daerah wisata dan entrepereneur,” kata Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim, seusai membuka pelatihan perkoperasian dan kewirausahan di salah satu hotel di Purwokerto, Sabtu (15/08/2020).

Menurutnya kegiatan pelatihan digelar di sejumlah dearah wisata seperti Borobudur, Pelabuhan Bajo, Mandalika, Danau Toba, dan Kupang. Sedang untuk pelatihan sejumlah kota di devisi pertumbuhan kewirausahaan digelar di Purwokerto, Cirebon, Brebes, Solo, Malang, dan Pekalongan. Disebutkan dalam pelatihan tersebut diharapkan dalan kondisi saat ini pelaku UMKM didorong untuk selalu optimis, bertahan, bangkit dan tumbuh.

Materi yang diberikan untuk menjawab permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM dalam kesulitan pemasaran, dan kesulitan memperoleh sumber pembiayaan, serta ketrampilan produk produk tertentu. Kemudian dilakukan pendampingan Dinas Koperasi dan layanan konsultasi serta untuk bersinergi dengan pelaku UMKM lain dalam pemasaran.

Untuk pembiayaan sudah disiapkan oleh pemerintah melalui mekanisme perbankan dan hibah. Kemudian bagi pelaku UMKM yang terbaik dan berpretasi akan mendapat modal dari Kemenkop dan UKM sebesar Rp 12 juta.

Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyambut baik dengan digelarnya pelatihan kewirausahaan dan koperasi bagi pelaku UMKM. ” Karena dalam kondisi pandemi Covid-19 pelaku UMKM bisa bertahan karena tidak mengandalkan bahan impor,” kata Sedewo.

Menurutnya yang penting untuk mempertahankan usahanya pelaku UMKM dalam masalah pemasaran dan menjaga kualitas produknya. “Pemasaran dan menjaga kualitas produk itu sangat penting, agar pelaku UMKM tetap bertahan,” ungkapnya.

Dewo, menambahkan pelatihan kewirausahan dan koperasi di Purwokerto digelar selama tiga hari diikuti 150 pelaku UMKM pilihan dari berbagi usaha yang ada di Banyumas. (Dri)

BERITA REKOMENDASI