Kemenperin Bangkitkan Semangat Industri Kerakyatan

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Industri Kecil dan Menengah (IKM) merupakan salah satu sektor industri yang sangat berperan dalam memacu pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Bahkan jumlah IKM saat ini sudah mencapai sekitar 4,9 juta unit usaha yang tersebar di seluruh wilayah dengan menyerap tenaga kerja lebih dari 10,57 juta orang.

“Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI menargetkan pertumbuhan IKM mencapai 5,5 persen hingga akhir tahun 2019. Memang target ini masih lebih rendah dibanding penccpaian pada tahun 2018 yang mernurut Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 5,6 persen,” kata Kasubid Pelatihan Pusdiklat Kemenperin RI Esti Wulandari MT pada peresmian pelatihan usaha pengembangan klaster industri kecil rumah tangga berbasis desa kumunitas dan pesantren di Hotel Plaza Kabupaten Purworejo, Rabu (27/03/2019).

Pelatihan diikuti 175 peserta berbasis budidaya tawon klanceng dan lebah madu. Menjahit, batik mangrove, serta pelatihan audio fisual, cetak sablon dan grafis yang dipusatkan di Pondok Pesantren AN-Nawawi Berjan.

Disamping itu juga pelatihan budidaya dan pengolahan kopi di Desa Kedunggubah Kecamatan Kaligesing. Masing-masing dilaksanakan selama sekitar dua minggu.

Dalam kegiatan ini juga diisi kuliah umum oleh Mantan Dirjen Industri Agro Kemenperin Ir Panggah Susanto MM. Menurut Esti Wulandari, setidaknya ada lima sestor industri andalan yang akan meningkatkan pertumbuhan IKM ke depan, yakni industri makanan dan minuman, elektronika, komponen otomotof, tekstil dan produk tekstil, serta kerajinan.

“Kelima sektor ini hampir selaras dengan industri besar yang difokuskan Kemenperin untuk mencapai pertumbuhan industri dalam roadmap relolusi industri 4.0,” jelasnya. (Nar)

BERITA REKOMENDASI