Kementrian PUPR Benahi Pedestarian Sekitar Borobudur

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Untuk mendukung pembangunan Borobudur sebagai salah satu destinasi super prioritas pariwisata di Indonesia, Kementerian PUPR melebarkan jalan dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo menuju Candi Borobudur. Selain itu, melakukan pembangunan trotoar dan pedestrian di sekitar kawasan Candi Borobudur agar membuat wisatawan nyaman.

“Kita meningkatkan, melebarkan jalan provinsi, ya karena kita ingin meningkatkan konektivitas dengan Bandara YIA Kulon Progo kan. Kita juga nanti konektivitas dengan jalan tol kan, Jogja-Kulon Progo. Kemudian, kita perbaikan trotoar,” kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian kepada wartawan di kawasan Candi Borobudur, Senin (21/12/2020).

Kemudian untuk pembangunan trotoar tersebut, lanjut Hedy, ditargetkan selesai pada tahun 2021. Hal ini dilakukan agar nantinya wisatawan menjadi nyaman saat berkunjung di Candi Borobudur. Ditargetkan, tahun depan (2021) selesai. “Borobudur ini kan kawasan super prioritas. Jadi kita ingin membuat, tempat yang sangat baik ini untuk dikunjungi. Disisi lain, mereka akan mendapatkan kemudahan melakukan mobilitas ke tempat-tempat lainnya, jalan kakinya nyaman. Dari bandara juga relatif cepat, jadi kita dukung itu,” lanjutnya.

Sementara Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta (BBPJN Jateng-DIY), Satrio Sugeng Prayitno menambahkan, untuk tahun 2021 terkait dengan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) yang dilakukan antara lain membangun Jembatan di Kali Elo dan Kali Progo. “Jembatan Kali Elo, Jembatan Kali Progo, kemudian jalan di kawasan Borobudur ini. Semua jalan di kawasan sedang diperbaiki,” imbuh Satrio.

Untuk pelebaran pedestrian di kawasan Borobudur, kata dia, lebarnya bervariasi. “Ini variasi, ini tergantung, jadi mungkin malah ada yang pedestriannya yang dilebarkan, bukan jalannya dilebarkan, tapi pedestrian yang dilebarkan. Semua ini dilakukan, agar wisatawan lebih nyaman,” pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI