Kenang Teman Perjuangan, Veteran Tabur Bunga di Kali Progo

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Veteran perang kemerdekaan menggelar tabur bunga untuk mengenang perjuangan teman-teman mereka di monumen pembunuhan masal pejuang RI Kali Progo Kranggan Temanggung, Kamis (10/11).

Seorang veteran perang, Mujiyat mengatakan ratusan teman-temannya dibantai pasukan Belanda dan kaki tangannya, pada agresi militer Belanda II di jembatan Progo. Sebelum dibantai mereka diperlakukan sadis dengan tujuan dapat mengorek informasi markas pejuang.

" Mereka gigih berjuang dan menyembunyikan markas pejuang, meski taruhannya nyawa. Mereka dibantai dan tubuhnya di terjunkan di sungai Progo," katanya.

Disampaikan, penangkapan pejuang atau mereka yang diduga ikut dalam perjuangan dilakukan kapan saja. Setelah disiksa lantas di bunuh pada malam hari. Tiap pagi sepanjang perang mempertahankan kemerdekaan itu, di sungai Progo ditemukan mayat pejuang, air sungai berwarna merah dan bau anyir darah.

Adanya rencana pembongkaran jembatan Progo oleh pemkab setempat, dirinya dan veteran perang lainnya tidak mempermasalahkannya dan justru mendukung, sebab jembatan tetap menjadi monumen pembunuhan masal dan bisa dimanfaatkan dari pada mangkrak seperti saat ini. " Disisi jembatan akan dibuat relief perjuangan. Saya kira ini bagus, jembatan menjadi berfungsi kembali," katanya.

Dia mengatakan generasi muda harus mengisi kemerdekaan yang telah diraih tidak dengan gratis itu dengan pembangunan disegala bidang untuk mencapai kesejahteraan.

Sementara itu, peringatan Hari Pahlawan di Temanggung dengan upacaa berndera di alun-alun kotam diteruskan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Mudal dan makam mayjen Bambang Sugeng serta diakhir tabur bunga di monumen pembunuhan masal pejuang RI Kali Progo di Kranggan. (Osy)

 

BERITA REKOMENDASI