Kerugian Bencana Purworejo Capai Rp 37 Miliar

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRjogja.com) – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Kabupaten Purworejo pada musim bencana tahun ini, menimbulkan kerugian yang cukup besar. Disamping korban tewas sebanyak 44 orang dan dua korban belum ditemukan, juga kerusakan fisik yang cukup banyak. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo, kerugian materiil tercatat mencapai sekitar Rp 37,8 miliar lebih.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Purworejo Drs Boedi Hardjono, Senin (1/8) mengungkapkan, total kerugian itu yang terekap BPBD, dan sangat mungkin masih bisa berkembang karena peristiwa bencana ini terjadi di banyak lokasi dan hampir menyeluruh di wilayah Purworejo.

“Secara rinci dapat kami sampaikan bahwa kerusakan dampak dari bencana banjir dan tanah longsor sudah mencapai Rp18,66 miliar. Sedangkan nilai kerugiannya sebesar Rp 24,255 miliar,” katanya.

Kerusakan infrastruktur cukup besar akibat bencana banjir dan tanah longsor, diantaranya sarana dan prasarana (sarpras) transportasi darat, air, sanitasi dan sumber daya alam (SDA) lainnya. “Nilai kerusakan infrastruktur mencapai sekitar Rp 11,6 miliar. Diantaranya kerusakan jalan kabupaten dan poros desa, gorong-gorong, drainasi, talud jembatan, jaringan air bersih serta tanggul dan bronjong,” paparnya.

Sedang kerugian akibat kerusakan infrastruktur mencapai Rp 15,115 miliar. Sektor kerusakan dan kerugian perumahan mencapai Rp 4,29 miliar dan Rp 5,6 miliar.

Dijelaskan pula, dalam peristiwa tanah lonsor yang terjadi pada bulan puasa kemarin, jumlah rumah warga yang tertimbun tanah longsor sebanyak 34 rumah. Rumah lainnya yang mengalami kerusakan mencapai 153 rumah. (Nar)

 

BERITA REKOMENDASI