Kesejahteraan Warga Purworejo di 53 Desa Masih Rendah

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 53 desa dari 494 desa dan kelurahan di Kabupaten Purworejo, hingga kini tingkat kesejahteraan warganya masih rendah. Desa-desa itu akan mendapatkan pendampingan dari organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan kemampuan warganya agar lebih berdaya.

“Persoalan kesejahteraan masyarakat, apabila tidak segera diberdayakan dan diatasi bisa mengakibatkan kemerosotan dan menjadi desa miskin (desa merah),” kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Kabupaten Purworejo Drs Bambang Susilo, Jumat (24/7) pada peresmian pendidikan dan latihan (Diklat) peningkatan SDM kewirausahaan pelaku UMKM di Balai Kelurahan Sucen Juru tengah Kecamatan Bayan.

Bambang Susilo menjelaskan kegiatan pelatihan ini sebagai tindak lanjut kegiatan tim penanggulangan kemiskinan daerah (TPKD) Kabupaten Purworejo. “Kemiskinan merupakan permasalahan yang terjadi secara nasional, di Purworejo ada 53 desa yang menurut data statistik tingkat kesejahteraan warganya masih rendah,” jelasnya.

Di Kecamatan Bayan kata Bambang Susilo ada 4 kelurahan yang mengalami penurunan kesejahteraan sosial yakni Kelurahan Sucen jurutengah, Desa Pekutan, Sambeng, dan Desa Pucang Agung.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati (Wabup) Purworejo Hj Yuli Hastuti SH mengatakan, bahwa pemerintah berupaya agar UMKM bisa terus berkembang, diantaranya dengan memberikan fasilitasi baik dalam permodalan, peningkatan sumberdaya manusia, hingga pemasaran produk-produk UMKM bekerjasama dengan sejumlah swalayan.

“Saya minta UMKM yang difasilitasi Dinas KUKMP, dapat terus meningkatkan kerjasama dengan Swalayan yang ada di Purworejo. Terutama produk-produk yang menjadi unggulan UMKM untuk bisa masuk swalayan, sehingga memiliki jangkauan penjualan yang lebih luas,” katanya berharap. (Nar)

 

BERITA REKOMENDASI