Kesiapan Pembukaan Zona 1 Candi Borobudur, Pola Baru Harus Diperhatikan

MAGELANG, KRJOGJA.com – Balai Konservasi Borobudur (BKB) melaksanakan simulasi untuk kesiapan pembukaan Zona 1 Candi Borobudur untuk kunjungan pada era tatanan normal baru (New Normal), Jumat (26/6/2020).

Simulasi dimulai dari gerbang timur (concrouse) dengan membagi pengunjung dalam kelompok dengan jumlah 20 orang dan setiap kelompok, dan setiap kelompok didamping 1 pemandu dari HPI. Sebelum menaiki tangga menuju ke halaman bangunan candi, pengunjung harus antri di lokasi depan gerbang timur. Satu per satu pengunjung mulai memasuki pintu gerbang dengan memperhatikan jarak maupun lainnya.

Sesampainya di halaman atau pelataran timur Candi Borobudur, ada yang melanjutkan perjalanannya ke arah kanan atau kiri mengelilingi bangunan Candi Borobudur, tidak menaiki struktur candi, dengan waktu sekitar 60 menit.

Plt Kepala Balai Konservasi Borobudur (BKB) Drs Tri Hartono MHum kepada wartawan diantaranya mengatakan di Zona 1, pengunjung hanya sampai di halaman Candi Borobudur. Dikatakan Tri Hartomo, lorong-lorong di bangunan Candi Borobudur jaraknya sangat dekat atau sempit. Untuk mengatur jarak antara pengunjung satu dengan lainnya sekitar 1 meter, sangat sulit.

“Kita menghindari adanya penyebaran Covid-19,” kata Tri Hartono.

BERITA REKOMENDASI