Kesulitan Bayar Sekolah, Sopir Nekad Curi ATM Teman

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Mengaku kesulitan ekonomi untuk biaya sekolah anaknya, MD (38), seorang sopir warga Dusun Kemetiran RT 03 / RW 02 Desa Muntung  Kecamatan  Candiroto Kabupaten Temanggung nekad mengambil ATM milik temannya. Dengan kartu ATM itu, tersangka menarik dana Rp 4.900.000 dengan tiga kali penarikan.

“Uang itu saya gunakan untuk membayar sekolah anak saya,” aku MD di Mapolsek Kutoarjo Kabupaten Purworejo, Selasa (24/9).

Aksi pencurian ATM ini bermula saat tersangka bermain di rumah kontrakan teman perempuannya (korban)  Tyas Indri Lestari (38) warga Desa Dudu Kulon RT 01 / RW 02 Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo. Tanpa seizin pemiliknya tersangka mengambil kartu ATM milik korban yang saat itu ditaruh di dalam tas dan diletakkan di ruang tamu.

"Tersangka saat itu langsung pergi ke ATM terdekat dan mengambil uang sebanyak Rp 4.900.000  dalam 3  kali penarikan,” kata Kapolres Purworejo melalui Kapolsek Kutoarjo AKP Markotib.

Korban menurut Markotib,  baru mengetahui pada saat akan membayar tiket pesawat namun saldonya tidak mencukupi. Merasa kebobolan, korban langsung melapor ke polisi. Tuduhan korban langsung kepada tersangka. “Tersangka kita tangkap di Temanggung,” kata Markotib seraya menambahkan, akibat tindakan ini tersangka dapat dijerat dengan ancaman pencurian, dengan pidana penjara paling lama 5 tahun. (Nar)

BERITA REKOMENDASI