Kios Pasar Jamu Nguter Terbakar

SUKOHARJO, KRJOGJA.com -Kebakaran terjadi disalah satu kios di Pasar Jamu Nguter, Rabu (1/1). Api berhasil dipadamkan setelah petugas keamanan pasar mengetahui ada kepulan asap dari dalam sisi bangunan. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas. Dugaan sementara karena faktor korsleting listrik.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Sutarmo, Rabu (1/1) mengatakan, kebakaran kali pertama diketahui sekitar pukul 05.22 WIB setelah petugas keamanan pasar melakukan kontrol atau patroli tugas. Saat keliling tersebut petugas melihat kepulan asap keluar dari salah satu kios disisi bangunan pasar. Petugas kemudian mendekati bangunan kios tersebut dan melihat sudah ada api membakar.

Mendapati hal itu petugas keamanan kemudian melaporkan ke pengelola Pasar Jamu Nguter tentang kejadian kebakaran tersebut. Informasi kemudian diteruskan ke Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo.

Petugas keamanan pasar juga langsung berusaha memadamkan api bersama pedagang Pasar Jamu Nguter menggunakan peralatan seadanya. Pemadaman dilakukan secepatnya karena di dalam kios banyak terdapat barang mudah terbakar seperti kardus dan kertas. Barang tersebut disimpan didalam kios yang digunakan sebagai gudang.

Bantuan akhirnya datang dari Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo. Dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan dan berhasil melakukan pemadaman. Api tidak sampai merembet ke kios atau bangunan pasar lainnya.

"Satu unit kios Pasar Jamu Nguter terbakar dan sudah dipadamkan oleh petugas. Kebakaran tidak sampai merembet ke bangunan lain," ujarnya.

Penyebab kebakaran satu unit kios Pasar Jamu Nguter masih dalam penyelidikan petugas. Meski demikian diduga karena faktor korsleting listrik. Hal itu diketahui setelah kondisi kios dalam keadaan kosong. Selain itu begitu diketahui ada kebakaran pihak pengelola pasar langsung memadamkan aliran listrik dengan melibatkan petugas PLN.

Akibat kejadian kebakaran satu unit kios di Pasar Jamu Nguter tersebut pedagang menderita kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah. Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo meminta kepada pedagang untuk selalu waspada terhadap kerawanan kebakaran. Sebab kejadian kebakaran telah terjadi dan menghanguskan satu unit kios.

Bentuk kewaspadaan diminta pada pedagang untuk saling menjaga bangunan Pasar Jamu Nguter dari ancaman kebakaran. Salah satunya tidak membakar sampah sembarangan. Selain itu juga merawat jaringan listrik dan menggunakan peralatan sesuai standar. 

"Dinas juga telah memberikan sosialisasi dan pelatihan penanganan kebakaran dalam bentuk teori dan praktek. Kemampuan itu kami harap bisa diterapkan di lingkungan pasar," lanjutnya.
Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Sukoharjo Margono mengatakan, kebakaran yang menimpa satu unit kios Pasar Jamu Nguter telah ditangani petugas. Api tidak sampai merembet ke bangunan lain di pasar.

"Penyebab kebakaran masih kami selidiki. Diduga karena korsleting listrik mengingat kondisi bangunan kios saat kejadian kosong dan tidak ada aktifitas," ujarnya.

Pemadam Kebakaran Satpol PP Sukoharjo meminta kepada semua pedagang di Pasar Jamu Nguter untuk waspada. Sebab kebakaran bisa terjadi kapan saja disebabkan karena berbagai faktor salah satunya korsleting listrik.
"Pedagang kami minta cek kembali jaringan listrik yang dipakai. Apakah kabeh sudah sesuai standar dan penggunaan tidak menyalahi aturan," lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI