Kirab Budaya Liyangan Pukau Wisatawan

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Kirab Budaya Liyangan digelar warga lereng Gunung Sindoro di  Desa Wisata Purbosari, Kabupaten Temanggung, sebagai ucapan syukur pada Tuhan atas  segala nikmat yang diberikan, Minggu (21/10).  

Kirab budaya diawali dengan arak – arakan gunungan yang tersusun dari hasil bumi. Arak – arakkan dimulai dari balai desa setempat menuju ke Situs Liyangan yang merupakan peninggalan zaman Mataram Kuno, yang berada di atas pemukiman.

Prosesi dipimpin Kades  Purbosari Saifudin Ansori. Kades pula yang mengambil air suci di Tuk Tempurung yang ada di sekitar komplek situs untuk selanjutnya dibawa ke tempat ritual.

Setelah dibacakan doa oleh tokoh agama setemoat, gunungan palawija dan sejumlah nasi tumpeng dari setiap RT di Desa Purbosari tersebut diperebutkan warga dan wisatawan. Usai  acara ritual dilanjutkan pentas kesenian yang ada di Desa Purbosari. 

Kades Purbosari Saifudin mengatakan kegiatan ini merupakan "sadran kali" atau "merti dusun" sebagai rasa syukur warga kepada Allah SWT setelah panen tembakau. " Kami bersyukur hasil tembakau tahun ini bagus. Hasil tanam kopi juga demikian," katanya.

Dia mengatakan even sadranan telah dikemas semakin baik dan kini mampu menjadi daya tarik wisata, khususnya di kawasan Situs Liyangan.

"Banyak pengunjung yang datang untuk menyaksikan kirab ini, mereka sekalian melihat Situs Liyangan," katanya.    

Camat Ngadirejo Seri Suharsa mengatakan kegiatan ini sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikanNya, nikmat kekayaan alam terutama sumber mata air yang ada di tuk Tempurung. " Dari kegiatan ini, juga kami sampaikan pesan kepada masyarakat tentang pelestarian alam atau lingkungan," katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI