KONI Temanggung Verifikasi Dana Cabor

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Temanggung menggelar verifikasi pencairan anggaran tahun 2021 pada seluruh cabor, Sabtu (29/05/2021). Ketua KONI Kabupaten Temanggung Tomy Eko Kartika mengatakan alokasi APBD Kabupaten Temanggung tahun 2021 untuk KONI sebesar Rp1,75 miliar. Dana itu dibagi untuk 42 cabang olah raga (Cabor), yang berada di naungan KONI.

“Jadi semua cabor dapat dana untuk membantu operasional cabor dan peningkatan prestasi atlet yang ada dalam pembinaannya,” kata Tomy Eko Kartika.

Dalam verifikasi itu diterapkan protokol kesehatan secara ketat untuk pengendalian penularan Covid-19. Pengurus cabor yang masuk ke kantor Koni antara lain harus memakai masker dan cuci tangan. Selama di ruangan harus menjaga jarak dan selesai verifikasi harus segera pulang.

Tomy mengatakan alokasi masing-masing cabor tidak sama, sebab alokasi berbasis prestasi dan kegiatan. Cabor dengan prestasi terbaik dan kegiatan banyak akan mendapat alokasi yang lebih besar, dibanding cabor baru dengan prestasi dibawahnya.

“Kami berusaha adil dalam penganggaran, dan itu disesuaikan pula dengan dana yang dialokasikan dari Pemkab Temanggung, sebab dana masih terkonsentrasi untuk penanganan Pandemi Covid-19,” kata dia.

Diterangkan untuk penganggaran 75 persen untuk kegitaan prestasi dan 25 persen untuk operasional. Harapan masing-masing cabor dapat memanfaatkan dana seoptimal mungkin, dan meningkatkan prestasi. Pengurus KONI selalu mendukung kegiatan cabor dalam upaya peningkatan prestasi.

Dia menerangkan ferivikasi antara lain keperuntukkan dan perincian penggunaan anggaran yang harus disesuaikan kegiatan pada. Sejauh ini hanya ada beberapa cabor yang diminta untuk revisi.

Masing-masing pengurus cabor, kata dia, secara umum sudah memahami penganggaran, bagaimana mengalokasikan dan pembuatan laporan pertanggungjawabannya, meski dana minim tetapi dapat mendulang prestasi.

Dia mengatakan pada Mei ini adalah pencairan tahap pertama, dan pertanggung jawaban disampaikan pada Juli. Untuk pencairan tahap kedua direncanakan pada Agustus. (Osy)

BERITA REKOMENDASI