Konsumsi Ikan Temanggung Masih Tertinggal

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Tingkat konsumsi ikan masyarakat Temanggung masih jauh dari tingkat nasional. Di Indonesia telah mencapai 29,04 kg/kapita/Tahun sedangkan di Temanggung baru 16 kg/kapita/tahun. Karena itu,  Pemkab terus gencarkan kampanye gemar makan ikan (gemari) terutama pada anak-anak sekolah untuk kecukupan gizi. 

"Guna mendukung kecukupan ketersediaan pemkab berikan pelatihan untuk peningkatan kapasitas pembudidaya ikan yang diikuti pemberian bantuan peralatan dan perlengkapan budidaya hingga pengolahan ikan," kata Kepala Bidang Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Temanggung, Muhammad Hadi, Minggu (27/11/2016) pada peringatan Hari Ikan Nasional di alun-alun Temanggung.

Dia mengatakan pada even tersebut menjual ikan segar dibawah harga pasar. Harga ikan lele dari Rp 22 ribu per kg menjadi Rp 17 ribu per kg, ikan nila dari Rp 30 ribu per kg menjadi Rp 25 ribu per kg. Ikan laut rata-rata lebih murah Rp 5 ribu per kg. Stok yang disediakan untuk ikan nila sebanyak 3 kuintal dan satu ton untuk lele, sementara ikan laut sekitar dua kuintal. 

"Penjualan ikan murah itu langsung diserbu masyarakat dan habis sehingga pendagang terpaksa mendatangkan stok lagi untuk memenuhinya," katanya. 

Dia mengemukakan optimisme ada peningkatan konsumsi ikan di Temanggung, yang ditunjukkan maskin gemarnya warga makan ikan dan produk olahan dari ikan. Statistik dari tahun ke tahun juga menunjukkan tren kenaikkan konsumsi meski termasuk kecil.  (osy)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI