Kopi Seplawan, Oleh-oleh Khas Purworejo yang Banjir Pesanan

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Produk Kopi Seplawan menjadi salah satu oleh-oleh khas Kabupaten Purworejo yang banyak diminati pemudik. Bahkan dalam empat hari Lebaran, pesanan kopi produk UMKM di Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing, itu mencapai lebih dari 3.000 bungkus.

Produsen Kopi Seplawan Sugiharto mengatakan, pesanan sudah datang ke tempatnya sejak sebelum Lebaran. “Mereka sudah pesan, niatnya akan digunakan sebagai oleh-oleh khas Purworejo saat momentum Lebaran,” ungkapnya kepada KRJOGJA.com, Kamis (05/05/2022).

Menuutnya, pesanan masuk secara daring lewat lapak jualan Kopi Seplawan di marketplace dan pemesanan di akun media sosial. Selain itu, lonjakan penjualan juga terlihat dari produk yang dititipkan di gerai oleh-oleh khas yang tersebar di beberapa lokasi Kabupaten Purworejo.

Produk kopi diminati konsumen diyakini karena UMKM milik Sugiharto itu menjaga kualitas produknya. Upaya menjaga kualitas, katanya, dilakukan sejak masa budidaya kopi, pemetikan biji, dan pengolahannya.

Kopi Seplawan, lanjutnya, dihasilkan dari pohon kopi yang dibudidayakan secara organik di atas Perbukitan Menoreh. Petani membudidayakan kopi jenis Arabika dan Robusta. “Kopi merupakan hasil budidaya petani di kawasan Menoreh, mereka budidaya secara organik,” katanya.

Untuk pemetikan, katanya, dilakukan pada saat biji sudah masak sempurna. “Biji dipetik setelah masak, kemudian kami olah dengan cara fullwash process. Biji kopi hasil pemrosesan kemudian disangrai hingga derajat medium dengan mesin,” terangnya.

Sugiharto menjual kopi mulai harga Rp15.000 hingga Rp220.000 perkemasan. Harga disesuaikan dengan jenis kopi dan berat kemasannya. Produk dijual dalam bentuk kopi bubuk dan biji sangrai. (Jas)

BERITA REKOMENDASI