Korupsi PTSL, Tiga Mantan Perangkat Desa Divonis 4 Tahun Penjara

MAGELANG, KRJOGJA.com – Tiga orang mantan perangkat desa terdakwa kasus pungutan biaya program pendaftaran tanah sistimastis lengkap (PTSL) tahun 2018 Desa Wringinputih, Kecamatan Borobudur, Magelang, masing-masing di vonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta. Sidang putusan perkara pungutan biaya (PTSL) terhadap para terdakwa telah dilaksanakan secara daring pada Selasa (20/4/2021) kemarin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.

“Sidang dipimpin oleh hakim ketua Aloysius Prihartono Bayuaji SH.MH, didampingi hakim anggota Margono SH dan Edy Sepjakaria SH.MH dengan Panitera Sunarti SH,” kata Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang melalui siaran pers yang disampaikan Kasi Intel Kejari Magelang Alden Simanjutak SH MH, Rabu (28/4/2021).

Lebih lanjut dikatakan Alden, untuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) terdiri dari Budi Santoso SH, didampingi Heri Zuniarto SH MH, dan Tri Widiyani Ambarwati SH serta Penasehat Hukum I Made Sudira SH. “Dalam putusan menyatakan terdawa mantan perangkat desa Wringinputih, Kecamatan Borobudur Muhajari, dan mantan Kepala Desa Wringinputih, Kecamatan Borobudur Suprih Prasetyo, Serta Mulyono mantan Sekretaris Desa Wringinputih Kecamatan Borobudur, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara ber sama-sama,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI