KPU Temanggung Tata Ulang Dapil Pileg 2019

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung sosialisasikan daerah pemilihan (Dapil) untuk Pemilu Legislatif 2019 mendatang. Sejumlah ketua partai politik dan pejabat di lingkungan Pemkab Temanggung mengikuti acara yang dilangsungkan di kantor KPU setempat itu.

Divisi Tekhnis Pemilu, Ari Murti Hendrowardani mengatakan pada Pileg 2019, untuk pemilihan anggota DPRD Provinsi, Kabupaten Temanggung masuk dapil Jateng 9 bersama Kabupaten Wonosobo dan Purworejo. Jumlah kursi yang diperebutkan sebanyak 8. Total kursi di DPRD Provinsi Jateng sebanyak 120.  

Dia mengatakan pada Pileg 2014, Temanggung masuk dapil Jateng 8 bersama Kabupaten Wonosobo, Purworejo, Kabupaten dan Kota Magelang. " Kini Kota dan Kabupaten Magelang masuk di dapil Jateng 8 bersama dengan Kabupaten Boyolali," katanya, Rabu (6/12).

Dia mengatakan untuk DPR RI, Kabupaten Temanggung masuk dapil Jateng VI bergabung dengan Kabupaten Purworejo, Wonosobo, Kabupaten dan Kota Magelang. Jumlah kursi yang diperebutkan 8 kursi. Total jumlah kursi DPR RI 575, sedangkan yang diperebutkan dari Jateng sebanyak 77 kursi.

Dikatakan untuk DPRD Kabupaten Temanggung jumlah kursi yang diperebutkan sebanyak 45, yang rencana terbagi dalam 6 dapil. Dapil Temanggung 1 meliputi Kecamatan Temanggung, Tembarak, Selopampang dan Tlogomulyo dengan jumlah kursi yang diperebutkan 9, dapil Temanggung 2 meliputi Kecamatan Bulu, Parakan Kledung dan Bansari jumlah kursi yang diperebutkan 9 dan dapil Temanggung 3 meliputi kecamatan Tretep, Wonoboyo, Candiroto dan Bejen sebanyak 6 kursi.

Dikatakan untuk dapil Temanggung 4 jumlah kursi yang diperebutkan 7 dan meliputi kecamatan Ngadirejo, Jumo dan Gemawang, Dapil Temanggung 5 kursi yang diperebutkan 6 meliputi kecamatan Kedu dan Kandangan, sedangkan dapil Temanggung 6 yang meliputi Kecamatan  kaloran, Pringsurat dan Kranggan jumlah kursi yang diperebutkan sebanyak 8 kursi.

"Memang terdapat perubahan atau pertambahan jumlah penduduk. Namun perubahan tersebut, dinilai belum cukup signifikan, sehingga dapil lama masih digunakan,"  kata Ari.

Penataan dan penyusunan dapil yang benar-benar akan digunakan pada Pileg 2019 baru akan diterima dari KPU RI pada 17 Desember mendatang. Kemudian pada 5-11 Januari, KPU Kabupaten / Kota mulai menggodok penetapan jumlah kursi dan dapil pileg 2019. (Osy)

BERITA REKOMENDASI