KSPSI Purworejo Desak Perda Perlindungan Pekerja

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Purworejo mendesak pemerintah kabupaten (Pemkab) bersama DPRD segera membuat peraturan daerah (Perda) yang melindungi hak dan kewajiban pekerja dan buruh di Purworejo. SPSI juga meminta pembentukan tim perlindungan pekerja dan buruh.

“Pernyataan ini untuk menyikapi kondisi terkini terkait pengesahan RUU Cipta Kerja,” kata Ketua DPC KSPSI Kabupaten Purworejo Teguh Supriyanto, Jumat (09/10/2020).

Sejumlah pengurus dan anggota DPC KSPSI Purworejo mendatangi kantor Bupati untuk menyampaikan pernyataan sikap terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja yang telah disyahkan beberapa waktu lalu.

Surat pernyataan sikap diterima langsung Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Purworejo Ir Yuni Astuti MA di Ruang Bagelen Kantor Bupati setempat.

Teguh Supriyanto mengaku, pihaknya merasa perlu untuk mengeluarkan sikap tegas guna memberikan kepastian situasi khususnya bagi perkerja/buruh di Purworejo.

“Kami datang untuk silaturahim sekaligus ingin menyampaikan beberapa hal terkait kondisi tenaga kerja di Purworejo,” tandasnya.

Menurutnya ada dua pernyataan sikap yang dibuat SPSI Purworejo. Pertama, bahwa pada prinsipnya SPSI sudah melakukan koreksi dan menolak segala kebijakan yang merugikan pekerja/buruh Indonesia, termasuk soal Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Kedua, memperhatikan serta menimbang situasi terkini kondisi Covid-19 khususnya di Purworejo, SPSI Purworejo sepakat tidak ikut aksi mogok dan UNRAS nasional.

Menanggapi hal itu Yuni Astuti sepakat bahwa usulan pembuatan Perda menjadi masukan yang baik untuk ditindaklanjuti dengan kajian dan rumusan-rumusan terlebih dahulu. Karena perumusan Perda perlu melalui beberapa tahap.

“Materinya boleh terkait perlindungan buruh, tetapi sebetulnya kita juga ingin memajukan industri. Karena pekerja dan industri diharapkan dapat bersama-sama maju dan tumbuh. Tidak bisa hanya satu pihak saja,” jelasnya. (Nar)

BERITA REKOMENDASI