Kuota Transmigran Kebumen Tahun 2018 Hanya 4 KK Saja

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Kendati jumlah pendaftar program transmigrasi dari Kebumen hingga tahun 2018 sudah mencapai 200 kepala keluarga (KK) lebih, namun kuota pemberangkatannya sangat rendah, yaitu hanya 4 KK saja. 

"4 KK tersebut telah diberangkatkan bersama dengan 96 KK lainnya dari 34 kabupaten/kota di Jawa Tengah oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ke Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat, dalam program transmigrasi 'sharing', pada 10 Desember 2018 lalu," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Kebumen, Dwi Suliyanto MSi, kepada media, Minggu (23/12/2018) malam.

Menurut Dwi Suliyanto, usai pelepasan oleh Gubernur Ganjar Pranowo tersebut, kini Kebumen hanya tinggal berharap adanya penambahan kuota di tahun 2019 mendatang. Mengingat, para pendaftar yang masuk daftar tunggu sejak beberapa tahun lalu sangat mengharapkan adanya kepastian terhadap pemberangkatan mereka ke lokasi transmigrasi.

Salah satu penyebab rendahnya pemberangkatan transmigran asal kabupaten/kota di Jawa Tengah, termasuk Kebumen, menurut Dwi disebabkan adanya persyaratan untuk sharing dengan daerah penerima. Mencari daerah penerima yang sanggup bekerjasama dalam program transmigrasi sharing ternyata bukan perkara mudah. 

"Seperti penempatan di Sijunjung tersebut, harus dibagi dua dengan transmigran warga Sijunjung, yaitu 100 KK dari Jawa Tengah dan 100 KK dari Sijunjung," jelas Dwi. 

Selain itu, penyiapan lahan serta sejumlah persyaratan lainnya harus dilakukan dengan matang agar tak memunculkan permasalahan. Apalagi dalam program transmigrasi sharing tersebut pembiayaan ditanggung oleh APBD Jawa Tengah.(Dwi) 

BERITA REKOMENDASI