Kusnomo Daftar Cawabup Lewat PDIP, Ini Motivasinya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Geliat Pilkada Purworejo mulai terasa, kendati pemilihannya baru dilakukan tahun 2020 mendatang. Nama-nama baru mulai bermunculan, semua memiliki satu keinginan, mengabdi untuk Purworejo.
Diantara beberapa nama itu, salah satunya adalah Kusnomo. 

Warga RT 02 RW 05 Kelurahan Pangenrejo itu merupakan salah satu tokoh muda yang muncul dalam bursa pencalonan. Usianya baru 44 tahun.  Kusnomo mendaftar sebagai calon wakil bupati (cawabup) lewat DPC PDIP Purworejo. Ia mulai melengkapi sejumlah persyaratan yang dibutuhkan.

Kusnomo mengatakan, keberaniannya untuk maju berkompetisi didasari keinginan untuk menyumbangkan tenaga dan pikiran guna membangun Purworejo. "Sudah banyak yang diberikan Purworejo kepada saya, sekarang saatnya saya bergerak mewujudkan Purworejo yang lebih baik," tegasnya kepada KRJOGJA.com, Senin (21/10).

Dikatakan, butuh keberanian mewakafkan diri di jalur politik mengingat statusnya yang polisi aktif. Kusomo bertugas selama 22 tahun di Polres Purworejo, dengan masa tugas tersisa 14 tahun. "Saya mencintai profesi yang juga amanah orang tua ini," ungkapnya.

Kusnomo mengaku siap mengundurkan diri sebagai polisi aktif apabila mendapat mandat dari PDIP. Ia siap menjalani proses sesuai prosedur kedinasan yang berlaku. Bahkan, telah mempertimbangkan segala sesuatunya sebelum memutuskan untuk mengabdi lewat jalur politik. Keputusan itu, katanya, bukan dilandasi niatan untuk memperkaya diri.  "Bukan uang yang dicari, melainkan keinginan mengabdi untuk Purworejo dan usia muda seperti sekarang inilah kesempatan saya. Butuh keberanian dan tekad kuat, saya akan hadapi tantangannya," tegasnya.

Kusnomo melihat ada beberapa kebijakan yang harus dibenahi di Kabupaten Purworejo. Upaya menekan angka kemiskinan dengan jalan memperluas peluang kerja bagi masyarakat, katanya, masih harus ditingkatkan lagi.  Pembangunan merata dimulai dari desa dan menata kawasan perkotaan.  "Namun, semua itu dilakukan dengan melibatkan masyarakat Purworejo secara optimal, bukan orang luar, sehingga anggaran pemerintah memberi manfaat langsung meningkatkan penghasilan mereka," terangnya.

Menurutnya, ada beberapa strategi yang akan dilakukan apabila mendapat rekomendasi sebagai calon wakil bupati. Ia berencana menggandeng berbagai komunitas, termasuk kalangan anak muda.  Dia akan mengusung visi menuju Kabupaten Purworejo yang berdaya saing global dan berkarakter. "Visi itu yang akan saya tawarkan kepada masyarakat, bahwa Purworejo itu harus maju, memenangkan persaingan global, namun masyarakatnya tetap sopan, santun, toleransi dan menjaga akar budayanya," tandasnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI