Lalat Buah Serang Belimbing Madu Waluorejo

KEBUMEN (KRjogja.com) – Panen belimbing madu bangkok di Desa Waluyorejo Kecamatan Puring Kebumen saat ini cukup  melimpah, namun sebagian petaninya merasa prihatin dengan munculnya serangan lalat buah pada belimbing mereka.

"Jumlah buah belimbing yang terserang lalat buah sekitar  5 persen dari hasil panen. Munculnya serangan hama ini kami duga akibat sistem drainase di dalam kebun yang kurang bagus yang menyebabkan air hujan menggenang cukup lama di area  kebun saat hujan deras," ungkap petani belimbing Waluyorejo, Sarijan, di kebunnya, Minggu (25/12/2016).

Menurut Sarijan, di sentra belimbing madu bangkok Waluyorejo kini terdapat sekitar 20 ribu batang pohon belimbing yang  dimiliki oleh 20 orang petani. Di antara 20 kebun belimbing tersebut ternyata sebagian kondisinya belum kondusif sepenuhnya bagi keamanan pohon belimbing agar terhindar dari serangan lalat buah.

"Sebaiknya kondisi kebun harus dibuat aman sepenuhnya dari serangan lalat buah, karena petani belimbing di sini rata-rata enggan membungkus atau membrongsong buah dengan kantung plastik. Bila ada genangan air yang tak terbuang dalam waktu berjam-jam, maka rentan mendatangkan lalat buah yang akan menyerang buah-buah yang tak dibrongsong tersebut," papar Sarijan. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI