Lama Jadi Incaran, Pelaku Curanmor Ditembak

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Empat gembong pencurian sepeda motor di wilayah di Kabupaten Temanggung, Magelang dan Wonosobo, Sukamdi alias Kamdi alias Andi (46), Septiyardi alias Pitik (26), Yusa handika alias Odol (21) dan Sarwanto (29) berhasil ditangkap Kepolisian Resort Temanggung. Petugas terpaksa menembak Kamdi karena berusaha melarikan diri dan melawan saat hendak ditangkap. 

Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Dwi Hariyadi mengatakan mereka dalam beroperasi sering berganti pasangan. Tiap aksi ada pembagian tugas, misal Kamdi pemetik dengan menggunakan kuncu T, sedang Pitik mengawasi lingkungan sekitar. "Mereka ini residivis dengan kasus yang sama, beberapa tahun lalu ditangkap dan dijebloskan ke penjara," katanya. 

Dikatakan setidaknya ada 4 pencurian yang sudah diakui mereka, di Kecamatan Kranggan, Tembarak, Bulu dan Windusari. Motor curian itu diserahkan pada Dahno alias Kusel untuk dijual tanpa surat-surat atau bodongan pada warga dengan harga antara Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta per unit. Dahno mendapat bayaran atau bagian sekitar Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu per unit.

Pencurian yang dilakukan,katanya antara lain sepeda motor MIO GT milik Wagiyo di tepi jalan di atas pemandian umum di Dusun Tempuran Rt 5 Rw 5 Desa Klepu Kecamatan Kranggan Temanggung. Kamdi membawa ke Dahno alias Kusel yang lalu dijual pada warga seharga Rp 1,4 juta. 

"Motor laku Rp 1,4 juta dan Dahno menyerahkan uang pada Kamdi Rp 1,2 juta," katanya. 

Dia mengatakan tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP  dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sementara kepolisian masih terus mengembangkan untuk mengungkap jaringan lebih besar.

Kamdi mengatakan pencurian dilakukan karena tidak ada pekerjaan lain yang cepat menghasilkan uang, "Pencurian motor menjadi pekerjaan, resikonya tertangkap warga atau polisi," katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI