Lestarikan Budaya, Festival Kethoprak Digelar

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Meski jarang mendapat kesempatan manggung, namun jagad Kethoprak di Kabupaten Purworejo hingga kini masih hidup. Bahkan di hampir setiap kecamatan masih memiliki kelompok atau grup kesenian ini. Terbukti saat digelar Festival Kethoprak di Gedung Kesenian Sarwo Edhie Wibowo, Selasa (26/9/2017) malam, 12 grup dari berbagai kecamatan masih bisa eksis dengan berbagai lakon yang dipilihnya.

“Setiap grup diberi kesempatan manggung maksimal satu jam,” kata Ketua Panitia Kegiatan Winanto MPd.

Festival yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purworejo ini menurut Winanto, akan dijadikan agenda tahunan sehingga kesenian Kethoprak tetap bisa eksis dan menjadi kekayaan budaya Purworejo.

Dengan menghadirkan dewan juri Dr Trisno Saputro dari ISI Surakarta, Hadiyawan Pamong Budaya Jawa Tengah, dan H Soekoso DM budayawan Purworejo, ajang festival ini diharap dapat membangkitkan kembali seni budaya Kethoprak di Purworejo yang semakin hari semakin hilang keberadaannya.

Bahkan menurut Assisten III Setda Purworjeo Drs H Muh Wuryanto MM, kebudayaan Jawa sekarang sedikit demi sedikit mulai ditinggal penggemarnya. “Banyak grup Kethoprak yang tidak bisa melanjutkan kiprahnya di jagad seni budaya,” tandasnya.

Terlebih di zaman globalisasi ini lanjut Muh Wuryanto, generasi muda menilai jika Kethoprak maupun wayang merupakan kesenian yang jadul dan tidak gaul sehingga tidak disukai.

Dengan penilaian ini, para pelaku seni diharap bisa mencari cara untuk mengembangkan kembali seni budaya yang adiluhung ini. (Nar)

BERITA REKOMENDASI