Libur Akhir Tahun, ASN dan Guru Temanggung Diharap Dirumah Saja

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten Temanggung menghimbau pada aparatur sipil negara (ASN) dan guru di daerah tersebut untuk memanfaatkan libur natal dan akhir tahun dengan tetap di rumah saja.

Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung Agung Prabowo mengatakan tetap berada di rumah pada libur natal dan akhir tahun sebagai salah satu langkah untuk mengendalikan paparan Covid-19.

” Himbauan ini juga sesuai dengan surat edaran Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Jawa Tengah. Sifat dua surat itu juga himbauan,” kata Agung Prabowo, Sabtu (12/12).

Dia mengatakan selain antisipasi paparan Covid-19 di hari libur nasional, antisipasi juga pada seluruh kegiatan masyarakat termasuk kegiatan keagamaan dan arus mudik. Di sini masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan saat menggelar atau mengikuti kegiatan keagamaan serta jika terpaksa mudik.

Dia menyampaikan Pemkab Temanggung bersama Polres dan instansi terkait akan segera menggelar rapat untuk membahas libur nasional, kegiatan keagamaan dan masyarakat serta arus mudik.

Pembahasan, kata dia, terutama pada pengendalian Covid-19. Jangan sampai ada ledakaan atau penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Temanggung, di awal tahun sebagai dampak negatif dari kegiatan masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan di akhir tahun.

” Nanti akan dirapatkan. Akan dibahas antara lain sampai sejauh mana kondisi Covid-19 saat ini, dan diprediksi kedepan seperti apa, terus bagaimana langkah-langkah kedepan yang harus dilakukan,” kata dia.

Agung mengatakan libur nasional keagamaan pada tanggal 24 dan 25 Desember dan libur akhir tahun pada 31 Desember. Libur ini pendek, sehingga dihimbau pada ASN dan Guru serta masyarakat untuk di rumah saja dan tidak pergi kemana-mana sebagai langkah pengendalian penularan Covid-19.

Data Infografis, untuk konvirmasi positif berjumlah 331 kasus dengan 271 menjalani karantina dan 60 dalam perawatan di rumah sakit. Total konvirmasi berjumlah 2126 dengan 1705 sembuh dan 90 kasus meninggal dunia. (Osy)

BERITA REKOMENDASI