Libur Nataru Usai, Satpol PP Sita 530 Botol Miras

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Purworejo menyita 530 botol minuman keras (miras) berbagai jenis. Petugas menggelar operasi di sebelas titik perdagangan miras di Purworejo selama libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

Operasi dijalankan petugas berdasar hasil pengamatan langsung tim lapangan yang disebar ke berbagai titik. "Kami dapat informasi dan telusuri, ternyata ada praktik perdagangan miras. Kami lakukan penyitaan," kata Kepala Kantor Satpol PP dan Damkar Purworejo, Budi Wibowo, menjawab pertanyaan KRJOGJA.com, Jumat (12/1/2018).

Menurutnya, operasi menekan peredaran miras itu dilakukan untuk menciptakan situasi kondusif di Purworejo. Selain itu, Pemkab Purworejo memiliki Perda Miras Nol Persen atau dengan kata lain tidak boleh ada minuman beralkohol yang beredar.

Budi mengaku khawatir dengan semakin tingginya peredaran miras di Purworejo. Satpol PP dan Damkar Purworejo, katanya, melibatkan masyarakat untuk ikut membantu melakukan pengawasan di lapangan.

Sebagian operasi, katanya, digelar berdasar informasi dari masyarakat. "Mereka melapor ada peredaran miras, setelah betul memang ada, kami sita. Kami selalu berharap ada informasi dari masyarakat," ucapnya.

Kabid Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar Mujono menambahkan, sebagian pelaku perdagangan miras telah menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) dan divonis denda. Pengadilan Negeri (PN) Purworejo menetapkan vonis denda Rp 11.550.000 untuk sejumlah pedagang miras.(Jas)

 

BERITA REKOMENDASI