LIPI Kenalkan Jati Platinum, Apa Keunggulannya?

PURWOREJO (KRjogja.com) – Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan kayu masyarakat, terutama kayu jati, sekaligus untuk kebutuhan konservasi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melaui Bidang Botani Pusat Penelitian Biologi bekerjasama dengan DPR RI, mengenalkan tanaman jati platinum. Tanaman ini dapat tumbuh lebih cepat dan memiliki banyak keistimewaan, sekaligus bernilai ekonomi tinggi.

“Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga ekologi dan tentunya juga kepentingan konservasi. Dengan tanaman ini masyarakat bisa mengembangkan di lahannya sendiri dan dapat menjadi investasi karena pertumbuhannya lebih cepat,” kata anggot Komisi VII DPR RI H Abdul Kadir Karding MSi, Rabu (21/11/2018).

Usai mengisi kegiatan Desiminasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi LIPI di Gedung Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Purworejo Abdul Kadir Karding menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun masyarakat, terutama di bidang ekologi dan konservasi, disamping ekonomi tentu saja. “Apalagi jenis tanaman jati ini dapat tumbuh lebih cepat dan kualitasnya tidak kalah dengan kayu jati pada umumnya,” jelas Abdul Kadir Karding yang berasal dari Fraksi PKB ini.

Di Purworejo, kegiatan yang diikuti 110 peserta dari seluruh perwakilan kecamatan ini juga dibagikan 1.000 batang bibit jati platinum secara gratis sekaligus pelatihan pembuatan pupuk organik.

Menurut Indira Triastiwi MSc dari Pusat Penelitian Biologi LIPI, jati platinum ini merupakan tanaman jati yang sudah direkayasa secara teknoligi. Sehingga dapat tumbuh lebih cepat. “Jika pohon jati secara umum baru dapat dimanfaatkan setelah berumur 30 hingga 60 tahun, maka jati platinum ini cukup membutuhkan waktu antara 8 hingga 10 tahun sudah bisa dimanfaatkan dengan kualias yang baik,” jelasnya.(Nar)

BERITA REKOMENDASI