Lokasi Dibersihkan, PKL Alun-alun Kutoarjo Boyongan ke Shelter Kuliner

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Para pedagang kaki lima (PKL) kuliner yang selama ini menempati lapak-lapak di seputar Alun-alun Kutoarjo Kabupaten Purworejo dan tempat-tempat lainnya, akhirnya ditempatkan di lokasi baru di Jalan Wirotaman Kutoarjo, atau sisi timur rumah dinas wakil bupati (Wabup) Purworejo.

Tempat penampungan PKL kuliner ini dibangun dengan anggara APBD sebesar Rp 2,6 milyar lebih, dimana pembangunannya dipercayakan kepada CV Azzahra. Menempati lahan seluas 1.170 meter dan selesai dibangun selama 60 hari. Di lokasi ini selain dibangun shelter juga dilengkapi dengan ruang pamer untuk Usaha Mikro Kecil Menengah dan panggung musik.

“Pemindahan PKL di shelter ini, merupakan upaya pemerintah daerah untuk memberikan tempat yang lebih representativ dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli,” kata Wabup Purworejo Hj Yuli Hastuti SH, Sabtu (22/2/2020) malam.

Sedang acara boyongan sendiri dikemas dengan pawai mengelilingi Alun-alun Kutoarjo, diiringi dengan berbagai musik tradisional, juga diusung dua gagar mayang sebagai simbul kemakmuran, dan pemotongan tumpeng oleh Hj Yuli Hastuti.

Yuli Hastuti mengaku, penempatan pedagang kuliner ini merupakan kerjasama yang sinergis dengan para pelaku PKL sehingga terbangun shelter kuliner yang layak dan memanjakan konsumen dalam menikmati sajian berbagai masakan. Selain itu juga mengurangi bahaya kecelakaan lalu lintas, mengingat di seputar lokasi lama yang menempati pinggir jalan nasional sangat padat kendaraan.

Dengan pemindahan PKL kuliner ini, ke depan Alun-Alun Kutoarjo bisa menjadi ikon kota sebagaimana Alun-alun Purworejo, yang saat ini telah menjelma menjadi area publik favorit masyarakat, menjadi pusat rekreasi, ajang berkesenian dan olahraga, bahkan destinasi wisata keluarga. (Nar)

BERITA REKOMENDASI