Lomba Panembrama Tingkatkan Kecintaan Budaya Daerah

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Pemkab Magelang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah melaksanakan program aktualisasi pelestarian adat budaya daerah melalui lomba koor berbahasa jawa (Panembrama). Tujuan kegiatan ini diantaranya untuk, menumbuh kembangkan terhadap seni budaya bangsa, mencintai bahasa Jawa dan sekaligus untuk menanggulangi pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Ahmad Husein, Selasa (13/11/2018) mengatakan, aktualisasi pelestarian adat budaya daerah tersebut telah dilaksanakan pada saat memperingati hari 'Pahlawan' beberapa hari yang lalu. "Jadi lomba koor ini menggunakan bahasa jawa, dengan mengangkat tema 'Memupuk Rasa Nasionalisme Siswa Melalui Tembang Jawa'. Jadi lagu-lagunya juga tentang kepahlawanan. Lomba koor jawa ini diikuti oleh siswa di tingkat SMP se-Kabupaten Magelang," katanya.

Sesuai arahan dari Bupati Magelang pendidikan karakter itu harus diberikan sejak dini, terutama dalam bidang berbudaya. Sebelumnya, lomba tersebut memang sering dilaksanakan di tingkat SMA, namun kali ini dilaksanakan di tingkat SMP.

"Ternyata dari penampilan sebanyak 16 regu, yakni, setiap subrayonnya mewakilkan 2 SMP lomba koor Panembrama ini hasilnya cukup luar biasa. Ternyata siswa-siswa SMP ini sangat antusias untuk ikut dalam lomba tersebut," jelasnya.

Menurutnya, ketertarikan siswa SMP terhadap bahasa Jawa ataupun menyanyi dengan menggunakan bahasa Jawa saat ini, sudah cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan kefasihan siswa-siswa SMP saat menyanyikan lagu tentang kepahlawanan dengan menggunakan bahasa Jawa tersebut.

"Ini bisa kita lihat dari indikatornya, setiap kita dadak untuk melaksanakan kegiatan ini, mereka selalu siap. Sehingga ketertarikan dengan seni Jawa ini ternyata masih banyak juga, hanya saja memang kita mengeksposenya agak kurang," ujarnya.

Dalam hal ini, Husein berharap, melalui program aktualisasi pelestarian adat budaya daerah, nantinya juga dapat menyokong sektor-sektor yang lainnya. "Kami berharap dengan adanya program aktualisasi pelestarian adat budaya daerah, nantinya juga dapat berdampak pada sektor-sektor lainnya seperti pariwisata, serta dapat meningkatkan kecintaan pada seni dan budaya asli Jawa," pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI