Longsor di Bejen, Dua Keluarga Mengungsi

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG (KRJogja.com) – Hujan sepanjang Rabu (22/9) siang hingga Kamis (23/9) dini hari di wilayah Temangung bagian utara menyebabkan longsor di Dusun Tembelang RT 01 RW 05 Desa Jlegong Kecamatan Bejen Temanggung.

Kasi Penanganan Darurat dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi, Kamis mengatakan longsor di Dusun Tembeleng mulai terjadi pada pukul 04.30 WIB dan terus berlangsung hingga pukul 09.00 WIB. "Tebing yang longsor setinggi sekitar 6 meter dan panjang sekitar 20 meter di sebelah pemukiman di Dusun Tembeleng," katanya.

Dikatakan longsor menimpa rumah Sunyoto (52) dan Haryadi (42). Kerusakkan kedua rumah itu pada dinding yang jebol terdesak tanah. Tanah di dusun yang berada 40 kilometer dari Kota Temanggung itu labil dan batuannya tidak erat sehingga mudah longsor jika mendapat siraman hujan dalam tempo yang lama.

Untuk sementara katanya, keluarga korban mengungsi ke tempat tetangga dan saudara yang masih berada di dusun itu sambil menunggu masyarakat, Tim SAR, Polri dan TNI selesai membersihkan tanah.

" Rumah memang rentan terkena longsor susulan, petugas telah meminta rumah tidak ditempati dahulu," katanya.

Disampaikan kerugian yang diakibatkan longsor itu mencapai sekitar Rp 50 juta. BPBD pada Kamis langsung menyalurkan bantuan berupa sembako sedangkan bantuan material untuk perbaikan rumah sedang diusahakan. " Kami meminta pada warga untuk siaga longsor di musim kemarau basah yang ekstrim ini," katanya. (Osy)

 

BERITA REKOMENDASI