Longsor di Lereng Gunung Prahu Semakin Mengkhawatirkan

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Rumah  Buwari (47) di lereng Gunung Perahu, Dusun Dawuhan Rt 10 Rw 03 Desa Tretep Kecamatan Tretep, Temanggung, rusak akibat lereng dibelakang rumahnya longsor dan menjebol rumah bagian belakang, Rabu (9/11/2016). Tidak ada korban jiwa, namun buwari terpaksa mendapat perawatan medis karena luka saat menyelamatkan diri.

Kasi Penanganan Darurat dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi mengatakan bencana longsor di daerah yang berjarak 40 kilometer sebelah utara Kota Temanggung itu terjadi Rabu siang sekitar pukul 13.00 WIB. "Tidak ada korban jiwa, tetapi Buwari menderita luka," katanya.

Dia mengatakan Buwari dan tiga anggota keluarganya kini untuk sementara tinggal di rumah saudara, karena rumahnya dinilai berbahaya jika ditempati. Tanah di belakang rumahnya masih mengkhawatirkan karena sewaktu-waktu bisa terjadi longsor susulan mengingat tanah masih labil.

Disampaikan siang itu, di wilayah Kecamatan Tretep khususnya di Dusun Dawuhan terjadi hujan deras disertai angin kencang. Air yang mengguyur itu membuat tanah dibelakang rumah Buwari tidak kuat menahan massa air dan akhirnya senderan dengan panjang 12 meter dan tinggi 4 meter longsor dan membuat tembok bagian kamar jebol.

"Longsor terjadi pukul 14.30 WIB, kerugian diperkirakan Rp 15 juta. Buwari menderita luka ringan pada bagian kaki," katanya sembari mengatakan tim SAR BPBD dan TNI membantu menyelamatkan barang-barang berharga. (Osy)

 

BERITA REKOMENDASI