Longsor Terjadi Disejumlah Tempat, BPBD Siaga

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Hujan deras menyebabkan sebuah talud di Dusun Bakal Desa Campurejo Kecamatan Tretep Temanggung longsor hingga menutup jalan dan merusak satu mushola serta empat rumah warga. 

Plt Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Gito Walngadi Selasa (5/3/2019) mengatakan, usai longsor BPBD menerjunkan tim untuk tinjauan lokasi serta membantu warga yang terdampak longsor."Longsor menutup jalan sehingga kita buka akses jalan dan perbaikan bangunan," katanya. 

Dia mengatakan material longsor menutup jalan. Talud yang longsor adalah milik mushola, dengan panjang longsor 11 meter dengan tinggi 6 meter. Tanah longsor  menimpa rumah Sukiyat, Sobikhun dan Suratno dan Sugiyarto, yang mengakibatkan rumah rusak.

Dia mengatakan longsor juga terjadi di Dusun Katekan Desa Katekan Ngadirejo. Longsor ini karena talud milik Suproyo dan Hamid setinggi 4,5 meter dan 13 meter ambrol. Selain itu juga terjadi di jalan penghubung Dusun Tening menuju Desa Semen Kecamatan Wonoboyo, yang mengakibatkan jalan penghubung Desa Semen menuju Desa Tening tertutup longsor dan menutup badan jalan. Volume panjang 20 meter dan Tinggi 7 Meter. 

Di Dusun Bendan Desa Kebonsari Kecamatan Wonoboyo juga terjadi longsor di tiga titik, yang mengakibatkan rusaknya rumah Kharisun, Aerodi, Tumarno dan Matobiin. "Di rumah tersebut terancam longsor susulan," katanya. 

Dia mengatakan tidak korban jiwa dan luka, kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah."Petugas gabungan sedang membersihkan material dan memperbaiki rumah," katanya.(Osy)

BERITA REKOMENDASI