Longsor Terjang Dinding Rumah Penduduk

MAGELANG, KRJOGJA.com – Kerja bakti dilakukan masyarakat bersama relawan, tim BPBD Kabupaten Magelang maupun lainnya, Rabu (26/12/2018), menyusul terjadinya bencana tanah longsor di beberapa lokasi di wilayah Kabupaten Magelang, Selasa (25/12/2018) sore dan malam. 

Meskipun Selasa malam sudah ada yang melakukan kerja bakti, khususnya untuk membuka akses jalan antar daerah, kerja bakti juga masih ada yang dilakukan Rabu. Hal ini dibenarkan Kalakhar BPBD Kabupaten Magelang Drs Edy Susanto kepada wartawan, Rabu. Longsor terjadi di wilayah Kecamatan Salaman, Kecamatan Borobudur, Kecamatan Kaliangkrik dan Kecamatan Tempuran. 

Di wilayah Kecamatan Salaman diantaranya terjadi di di Dusun Jamblang Desa Margoyoso Salaman. Longsor yang terjadi sekitar pukul 18.45 tersebut menyebabkan sebuah warung dan pos ojek yang ada di dekatnya terkena dampak. Selain itu material tanah dari tebing tinggi sekitar 15 meter yang longsor juga sempat menumpuk di ruas atau akses jalan raya Magelang-Wonosobo. 

Setelah dilakukan kerja bakti banyak pihak, termasuk relawan, tim BPBD Kabupaten Magelang, TNI, Polri, masyarakat maupun lainnya, akses jalan tersebut Rabu siang kemarin sudah dapat dilalui. 

Longsor juga terjadi di wilayah Dusun Gejiwan Desa Krasak Salaman Magelang pada pukul 19.30. Tanah tebing tinggi sekitar 10 meter longsor akibat guyuran hujan yang berlangsung sejak Selasa siang lalu. Longsor tersebut juga menyebabkan rumpun bambu ikut terbawa longsor, dan sempat menerjang dinding dapur rumah Sutarman (53). 

Di Kecamatan Kaliangkrik Magelang, longsor terjadi di wilayah Dusun Pungangan Desa Ngargosoko. Longsor ini terjadi Selasa sore lalu sekitar pukul 17.00. Tanah tebing tinggi sekitar 3 meter longsor, dan material longsor sempat menumpuk di sebagian ruas jalan yang menghubungkan wilayah Desa Ngargosoko dan Desa Munggangsari Kecamatan Kaliangkrik. (Tha)

BERITA REKOMENDASI