Lovebird Luar Membanjiri Kebumen

Editor: Ivan Aditya

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Membanjirnya burung lovebird asal luar Kebumen ke Kebumen dalam sebulan terakhir ini sangat mengecewakan para peternak lovebird Kebumen, sebab melimpahnya stok lovebird di Kebumen berdampak harganya di pasaran, baik di tingkat peternak maupun pedagang, menjadi anjlok.

"Peternak terpukul karena tingkat penurunan harganya terhitung drastis, lovebird remaja menjelang dewasa yang sebelumnya bisa mencapai Rp 250 ribu sampai Rp 300 ribu per ekor, kini hanya Rp 125 ribu sampai Rp 130 ribu saja per ekornya. Selain harga anjlok, daya jualnya juga turun drastis, karena kalah bersaing dengan lovebird luar Kebumen," ujar peternak lovebird di Desa Kutosari Kebumen, Nurman, di rumahnya, Jum'at (14/12/2018).

Burung lovebird menurut Nurman merupakan jenis burung yang mudah dikembangbiakkan. Karena itu, digandrunginya jenis burung ini oleh para pecinta burung kicauan di berbagai daerah dalam setahun terakhir ini, dimanfaatkan oleh banyak warga masyarakat, termasuk di Kebumen, untuk membudidayakannya.

"Pesatnya perkembangan usaha peternakan lovebird tersebut ternyata menyebabkan stok lovebird anakan di Kebumen kini sangat melimpah, karena banyak lovebird anakan milik peternak luar Kebumen yang masuk ke Kebumen," ujar Nurman.

Mudahnya anakan lovebird asal luar Kebumen masuk ke Kebumen menurut Nurman karena Kebumen memiliki pasar tradisonal yang menjual aneka jenis burung, yaitu Pasar Koplak Dokar di Jalan Kusuma Kebumen. Di pasar itulah banyak pedagang burung yang menjual burung lovebird asal luar Kebumen.

"Ironisnya, di pasar itu biasanya lovebird Kebumen kalah bersaing karena suara kicauannya yang kalah gacor atau kalah kuat dibanding lovebird pendatang. Kalahnya suara kicauan itu kami duga kuat karena cara budidaya kami di Kebumen yang tak menggunakan suplemen penambah daya kicau," ujar Mardi, rekan Nurman. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI