Luncurkan Kartu Nelayan, BRI Tingkatkan Inklusi dan Literasi Keuangan

MAGELANG, KRJOGJA.com – Peringatan Hari Ikan Nasional ke-6 Tingkat Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan di Lapangan drh Soepardi Sawitan Magelang, Minggu (1/12/2019). Di forum ini PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Kartu Nelayan Jawa Tengah. 

Disaksikan Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Dr Agus Suherman SPi MSi, Wakil Bupati Magelang Edy Cahyana SE maupun lainnya. Penandatanganan naskah kerjasama juga dilakukan di forum ini, dari Provinsi Jawa Tengah diwakili Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Heru Setiadhi dan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk diwakili Pemimpin Wilayah Bank BRI Yogyakarta Dedy Juhaeni dan Pemimpin Wilayah Bank BRI Semarang Erizal.

Program Kartu Nelayan Jawa Tengah merupakan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Bank BRI terkait penyaluran BBM subsidi. Dengan kartu nelayan ini transaksi BBM subsidi nelayan dilakukan secara cashless dan tercatat pada dashboard yang dapat dimonitor secara real time online. “Melalui digitalisasi penyaluran BBM subsidi ke Nelayan, Bank BRI hadir untuk memberikan kemudahan bagi nelayan untuk mendapatkan subsidi BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), sekaligus menikmati berbagai layanan perbankan di seluruh unit kerja Bank BRI,” ungkap Corporate Secretary Hari Purnomo.

Penyaluran Kartu Nelayan ini akan ditargetkan kepada 171.248 nelayan di Jawa Tengah, namun untuk tahap awal akan disalurkan terlebih dahulu kepada para nelayan pemilik kapal yang memenuhi kriteria sebagai penerima BBM subsidi. Pada saat ini tercatat 26.614 kapal yang mendapatkan BBM subsidi, dimana kapal yang berhak mendapatkan subsidi merupakan kapal dengan volume kotor 30 Gross Ton (GT).

Secara nasional, Bank BRI telah mendistribusikan Kartu Tani sebanyak lebih dari 3,2 juta Kartu Tani di seluruh Indonesia, khusus untuk Provinsi Jawa Tengah telah disalurkan sebanyak lebih dari 2,6 juta Kartu Tani. Selain itu, untuk memudahkan petani bertransaksi menggunakan Kartu Tani, Bank BRI telah memasang mesin EDC Brilink di agen penyalur pupuk atau Kios Pupuk Lengkap (KPL) hingga 6.115 EDC, yang sebanyak 4.929 diantaranya berada di Provinsi Jawa Tengah.

Bank BRI juga terus mendukung program pemerintah melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga akhir September 2019 tercatat BRI telah menyalurkan KUR di Jawa Tengah sebesar Rp 22,5 trilyun, sedangkan secara nasional telah mencapai Rp 77,26 trilyun kepada lebih dari 3,6 juta debitur. Angka ini setara dengan 88,83 persen dari target breakdown yang diberikan kepada BRI oleh Pemerintah di tahun 2019 sebesar Rp 86,97 trilyun.

“Kemudahan layanan jasa perbankan dapat dinikmati oleh masyarakat melalui jaringan kerja Bank BRI yang tersebar dan terbesar, sehingga memungkinkan seluruh penerima Kartu Nelayan dapat menikmati fasilitas layanan jasa perbankan BRI. Peluncuran Kartu Nelayan ini juga menunjukkan komitmen Bank BRI dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan bagi masyarakat Indonesia, khususnya nelayan,” tambah Hari.(Tha)
 

BERITA REKOMENDASI