Lupa Tak Pakai, Pilih Kena Teguran Atau Beli Masker

Dari operasi yang dilaksanakan Senin (24/8/2020), Singgih menyebutkan para pedagang di Pasar Rejowinangun sudah patuh memakai masker. Hanya beberapa pengunjung saja yang ditegur petugas dan harus membeli masker.

Dalam Perwal memang tidak menyebutkan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan. Pelanggar hanya dikenakan sanksi administratif, dan jika berturut-turut kedapatan melanggar petugas akan menyita KTP pelanggar.

“Sementara di Perwal ketentuannya (bagi pelanggar) harus beli masker, atau disuruh pulang. Kami juga diperbolehkan memberikan sanksi sosial, misal push up, tujuannya bukan hukuman tapi edukasi dan memberi efek jera,” kata Singgih.

Sekretaris Daerah Kota Magelang Drs Joko Budiyono MM menambahkan sejauh ini lebih memberikan sanksi administratif ataupun sanksi sosial bagi warga yang kedapatan tidak patuh pada protokol kesehatan. Pihaknya bekerjasama dengan Polri dan TNI dalam penertiban ini.

“Untuk sanksi denda tidak ya, yang namanya menarik pungutan dari masyarakat itu harus melalui persetujuan DPRD. Kami lebih ke sanksi sosial, push up, bersih-bersih dan lainnya,” ucap Joko.

Secara umum, lanjut Joko, Perwal nomor 30 tahun 2020 yang telah disahkan ini mengatur kegiatan warga harus sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.(Tha)

BERITA REKOMENDASI