MA An-Nawawi Berjan Wisuda 298 Lulusan, Beri Penghargaan Guru Teladan

Editor: Agus Sigit

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Madrasah Aliyah (MA) An-Nawawi Berjan Purworejo mewisuda 298 lulusan tahun ajaran 2021/2022, Kamis (23/6). Madrasah tersebut juga memberikan penghargaan kepada lima guru teladan. Bahkan, satu guru terbaik diberi hadiah subsidi pendidikan S2/S3 atau umroh senilai Rp 15 juta.

Wisuda ditandai dengan pengalungan selempang medali wisuda oleh Kepala MA An-Nawawi H Sahlan SAg MSI, perwakilan dewan guru, komite, yayasan, dan pondok pesantren. Sedangkan penghargaan bagi siswa berprestasi dan guru teladan diserahkan Pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi, KH Achmad Chalwani Nawawi.

Ketua Panitia Wisuda Wisuda MA An-Nawawi Berjan Ana Masruroh mengatakan, sebanyak 298 lulusan yang diwisuda itu terdiri atas 161 siswa perempuan dan 137 laki-laki. “Mereka dari jurusan MIPA, IPS, dan Madrasah Aliyah Keagamaan atau MAK,” ungkapnya kepada KRJOGJA.com, di sela wisuda.

Para lulusan MA yang terletak di Desa Gintungan, Kecamatan Berjan itu berasal dari berbagai daerah Indonesia. Lulusan dengan tempat tinggal terjauh berasal dari Provinsi Riau.

Kepala MA An-Nawawi Berjan Sahlan SAg MSi menambahkan, madrasah memberikan penghargaan kepada sembilan lulusan berprestasi. Mereka diambil tiga nilai terbaik dari masing-masing jurusan. Siswa terbaik jurusan MIPA terdiri atas Alfina Fauzia Rahmani, Tsania Alfiaturrohmah, dan Miftahul Jannah. Jurusan IPS ada Muhamad Zidni FR, Imelda Dwi Hanifah, dan Keriyan Mey Yusnita. Sementara MAK adalah Restu Umam Virgi, Muhammad Eka Septa, dan Usriya Hasna Agustin.

Sementara lima guru teladan terdiri atas Khoirina Fikri Nugraheni SPd, Dra Suparjiyati MPd, Catur Wulandari SPd, Arista Setiyarini SPd, dan Rinu Larasati SPd. Guru teladan terbaik yang mendapat subsidi pendidikan adalah Khoirina Fikri Nugraheni. “Untuk guru teladan, penilaiannya kompleks, mulai dari tingkat kehadiran, administrasi, keaktifan, hingga capaian prestasi dalam sejumlah kompetisi,” terangnya.

Pemberian penghargaan bagi karyawan atau guru teladan, kata Sahlan, menjadi bagian dari upaya peningkatan SDM. Sahlan berharap tenaga pendidik dan kependidikan di MA An-Nawawi dapat termotivasi untuk meningkatkan jenjang pendidikan sehingga dapat memberikan kontribusi yang optimal bagi perkembangan peserta didik dan sekolah.(Jas)

BERITA REKOMENDASI