Magelang Belum Siap Kebijakan Tera Ulang

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG (KRjogja.com) – Pemkab Magelang, belum siap melaksanakan UU No 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah. Padahal, masa transisi implementasi UU tersebut, berakhir 2 Oktober kemarin. Salah satu kewenangan yang harus dilaksanakan masing-masing kota/kabupaten adalah mengenai pelaksanaan tera atau tera ulang.

 

“Metrologi legal merupakan aspek penting di sektor perdagangan. Yakni, tera ulang alat ukur takar timbang dan perlengkapannya (UTTP). Untuk saat ini, meski sudah membentuk UPT (unit pelaksana teknis), tetapi kami belum dapat melakukan tera/tera ulang yang dulu menjadi kewenangan Balai Metrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar (Disdagsar) Kabupaten Magelang, Asfuri Muhsis, Selasa (22/11).

Selain hal itu, diakui pihaknya belum memiliki SDM bidang kemetrologian yang memiliki legalitas. Terkait hal itu, pihaknya belum siap untuk melaksanakan UU itu pada tahun ini. Sementara guna melayani permohonan para wajib tera/tera ulang peralatan UTTP, pihaknya menjalin kerja sama dengan Balai Standardisasi Metrologi Legal (BSML) Wilayah II Yogyakarta.

“Kami sudah memberikan surat pengantar untuk dilaksanakan tera ulang. Beberapa dari sekitar 19 pemilik SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) yang sudah mengajukan permohonan tera ulang dispenser SPBU beserta UTTP lainnya. Sebagian sudah ditindak lanjuti oleh petugas BSML," katanya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI