Magelang Kembali ke Zona Orange

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Zonasi Kabupaten Magelang terkait Covid-19, kini kembali ke orange lagi dengan skor 1,96. Sebelumnya, selama beberapa minggu sejak akhir tahun 2020 hingga awal tahun 2021 kemarin, sempat masuk zone merah. Meski demikian, warga di wilayah ini tetap diminta menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

Untuk tingkat kecamatan, zone merah hanya ditempati Kecamatan Bandongan, sedang yang lain masuk zone orange. “Untuk zone kuning, dari 21 kecamatan diwilayah ini, hanya ada dua kecamatan. Yakni Kecamatan Dukun dan Ngablak. Merah hanya Bandongan dan lainnya orange,” kata Dwi Susetyo, Anggota Bidang Penanganan Satgas Covid-19 yang juga Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Jumat (22/1/2021).

Ditambahkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi pada hari ini ada tambahan 8 pasien terkonfirmasi yang meninggal. Mereka berasal dari Kecamatan Muntilan 2 orang, kemudian lainnya tersebar di Salaman, Mertoyudan, Borobudur, Salam, Grabag dan Secang.

“Kini total pasien terkonfirmasi yang meninggal, ada 192 orang. Terkait hal ini, kami minta seluruh warga di kabupaten magelang tanpa kecuali, untuk meningkatkan kesadaran akan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Selain ada tambahan yang meninggal, saat ini juga ada tambahan 63 pasien terkonfirmasi baru. Mereka tersebar di Tempuran 14 orang, Mertoyudan 11, Srumbung 10, Muntilan 6, Borobudur 5, Candimulyo 4 dan Bandongan 3 orang. Selain itu juga ada di Kaliangkrik dan Secang, masing-masing 2 orang serta 1 orang tersebar di Salaman, Kajoran, Salam, Ngluwar, Grabag dan Pakis.

Meski demikian, saat ini juga ada 11 pasien terkonfirmasi yang dinyatakan sembuh. Sebanyak 8 diantaranya dari Kecamatan Borobudur dan 1 orang di Windusari, Salam serta Candimulyo. “Dengan tambahan itu semua, jumlah kumulatifnya menjadi 7.427 orang. Rinciannya, 1.487 dalam penyembuhan, 5.748 sembuh dan 192 meninggal,” jelasnya.

Sedang untuk pasien suspek, ada tambahan 11 orang. Namun ada 12 yang dinyatakan sembuh dan 4 alih status menjadi terkonfirmasi. “Sebanyak 4 orang itu, berasal dari Kecamatan Borobudur, Muntilan, Kaliangkrik dan Secang. Dengan demikian, jumlah kumulatif pasien suspek ada 1.313 orang. Terdiri dari 116 dirawat, 1064 sembuh, 28 menjalani isolasi mandiri dan 105 dinyatakan selesai menjalani isolasi mandiri,” pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI