Magelang Tambah 3 Pasien Positif

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Magelang, bertambah 3 orang Rabu (19/08/2020). Semua berjenis kelamin laki-laki, 2 diantaranya berasal dari Kecamatan Mertoyudan dan 1dari Kecamatan Borobudur alih status dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Meski demikian hari ini ada 1 pasien positif yang sembuh, ia berasal dari Kecamatan Tegalrejo.

Tambahan 2 positif dari Kecamatan Mertoyudan, yakni usia 33 dan 23 tahun. Untuk yang berusia 33 tahun positif berdasarkan hasil swab tanggal 15 Agustus, ia adalah pelaku perjalanan.

“Sedang yang berusia 23 tahun, hasil swab tanggal 12 Agustus. Hasil tracing, ia terpapar karena kontak erat dengan pasien positif. Sementara tambahan dari Borobudur, berusia 47 tahun seorang pelaku perjalanan. Positif berdasarkan swab tanggal 18 Agustus di RSUD Tidar. Ketiganya saat ini memilih melakukan isolasi mandiri,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Ditambahkan Nanda, dengan 3 tambahan baru dan satu sembuh itu, jumlah akumulasi pasien positif di Kabupaten Magelang berjumlah 222 orang. “Sebanyak 222 orang itu, terdiri dari 19 dirawat, 21 menjalani isolasi mandiri 175 sembuh dan 7 meninggal,” imbuhnya.

Sementara untuk PDP, hari ini ada tambahan 6 baru. Sebanyak 2 diantaranya berasal dari Kecamatan Secang. Sisanya tersebar di Kecamatan Kajoran, Windusari, Tegalrejo dan Grabag.

Meski demikian, ada 4 PDP yang sembuh. Mereka berasal dari Kecamatan Salaman, Srumbung dan 2 dari Kecamatan Mertoyudan.

“Hari ini juga ada 1 PDP dari Borobudur yang alih status menjadi positif. Dengan tambahan 4 baru, 4 sembuh dan satu alih status itu, jumlah kumulatif PDP menjadi 430 orang. Rinciannya 10 dirawat, 368 sembuh dan 52 meninggal,” jelasnya.

Sedang untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), hari ini ada 1 orang yang lolos pantau. Hanya saja, ada 2 ODP baru sehingga untuk jumlah total ODP yang masih dipantau ada 8 orang.

“Dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif dan PDP itu, menandakan jika Virus Korona di Kabupaten Magelang masih ada,” tegasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI