Magelang Tuan Rumah Peringatan “Taoist Day 2018”

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG (KRJogja.com) – Perayaan "Taoist Day 2018, Worldwide Celebration" atau Hari Tao Internasional tahun 2018 dilaksanakan di Magelang, Kamis dan Jumat (22-23/3/2018). Beberapa Tao She dan Pandita dari beberapa negara ikut menghadiri acara ini. Ini seperti yang terlihat saat acara pembukaan dilaksanakan di Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio Kota Magelang, Kamis.

Pembukaan peringatan atau perayaan Hari Tao internasional di TITD Liong Hok Bio Kota Magelang dilakukan dengan pemukulan tambur oleh Dirjen Bimas Budha Kementerian Agama RI Caliadi SH MH bersama Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kota Magelang Drs Jatmo Wahyudi yang didampingi beberapa pihak. Didampingi Pembina Yayasan Tri Bhakti Magelang, Dirjen Bimas Budha juga melakukan penyalaan lilin.

"Kegiatan ini dilaksanakan 2 hari, Kamis dan Jumat," kata Pembina Yayasan Tri Bhakti Magelang David Herman Jaya kepada KRJogja.com di sela-sela kegiatan di TITD Liong Hok Bio Kota Magelang, Kamis (22/03). 

Dikatakan, kegiatan hari pertama diisi dengan kegiatan ritual yang dilaksanakan di TITD Liong Hok Bio Kota Magelang, sedang kegiatan hari kedua diisi dengan seminar yang dilaksanakan di Grand Artos Hotel and Convention Magelang.

Lebih lanjut dikatakan Dvid Herman Jaya, bahwa TITD Liong Hok Bio merupakan tempat ibadah dengan 3 ajaran, Tao, Budha dan Kong Hu Cu, sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Masing-masing memiliki pemahaman sendiri.

Karena itu secara khusus pada kesempatan ini juga akan dilakukan kegiatan memperdalam Tao sebagai salah satu ajaran kebenaran dari Tridharma. Bagi umat Tri Dharma, lanjutnya, hal ini merupakan kesempatan sangat berharga. Selain diadakan di Magelang, juga karena dapat berdialog langsung dengan Tao She dengan wawasan internasional.

Dirjen Bimas Budha Kementerian Agama RI Caliadi SH MH diantaranya mengatakan mengenal dan menjaga karakter asli manusia adalah aturan puncak jalan Tao yang benar. Aturan puncak jalan Tao yang benar adalah tidak melawan sifat alamiah dan perasaan asli. Panjang bukan berarti ada kelebihan, pendek bukan berarti tidak sempurna. "Karena itu sebagai perumpamaan, meskipun kaki bebek liar sangat pendek, jika diperpanjang akan ada penderitaan," katanya.

Walikota Magelang Ir H Sigit Widyonindito MT dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Badan Kesbangpollinmas Kota Magelang diantaranya berharap para peserta yang datang dari luar negeri dalam meluangkan waktu menikmati kuliner khas Magelang dan mengunjungi beberapa destinasi wisata yang menarik di kota ini. Walikota Magelang juga menyinggung keberadaan Kota Magelang sebagai kota terbersih di Jawa Tengah. Kebersihan pengelolaan kebersihan dan lingkungan telah dibuktikan dengan diterimanya penghargaan setiap tahunnya. (Tha)

BERITA REKOMENDASI